Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pemuda di Palaran Samarinda Ditemukan Tewas Tergantung di Belakang Rumah

Redaksi Prokal • Kamis, 14 Mei 2026 | 13:56 WIB
Jenazah korban saat dievakuasi.
Jenazah korban saat dievakuasi.

 

PROKAL.CO, SAMARINDA - Seorang pria berusia 23 tahun ditemukan meninggal dunia diduga gantung diri di kawasan Jalan Sumur Pitu RT 09, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kamis (14/5/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial ASE. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar bernama Budi Santoso (45) sekitar pukul 08.00 Wita.

Saat itu, Budi tengah menyemprot rumput di samping rumah korban. Ia kemudian melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di bagian belakang kerangka atap rumah.

"Setelah melihat kejadian tersebut, saksi langsung memanggil warga sekitar dan melaporkan kepada Ketua RT serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpang Pasir," demikian keterangan kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Simpang Pasir Aipda Slamet Tri Wahyudi langsung menuju lokasi dan menghubungi personel piket Polsek Palaran untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat menitipkan handphone milik ayahnya kepada sang adik, inisial F (19), sekitar pukul 04.00 Wita.

Korban juga sempat berpesan agar adiknya menjaga ayah mereka sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah.

"Tak lama setelah itu saksi mendengar suara berisik dari arah belakang rumah, namun tidak langsung dilakukan pengecekan," ujar polisi.

Pihak keluarga mulai khawatir karena korban tidak terlihat hingga pagi hari. Sekitar pukul 08.00 Wita, keluarga kemudian mendapat informasi dari warga bahwa korban ditemukan dalam kondisi tergantung di belakang rumah.

Personel Polsek Palaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita untuk melakukan pengamanan TKP. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Samarinda untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi.

Sekitar pukul 09.40 Wita, tim Inafis tiba di lokasi dan langsung mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya pada pukul 10.00 Wita, korban dibawa ke RSUD AW Sjahranie Samarinda guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Palaran Kompol Iswanto mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi terkait penemuan jenazah tersebut," katanya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#samarinda