Raksasa Amerika Selatan, Brasil dan Argentina akan berduel di kualifikasi Piala Dunia 2026, besok pagi. Sama-sama ingin bangkit, laga super klasik ini bakal lebih sengit.
RIO DE JANEIRO—Brasil secara mengejutkan menelan dua kekalahan beruntun di kualifikasi zona Conmebol. Setelah digasak Uruguay dengan skor 2-0 Oktober lalu, mereka kemudian takluk 1-2 di Kolombia pekan kemarin.
Sebaliknya, Argentina dipermalukan di depan pendukung sendiri oleh Uruguay, pekan lalu. Itu menjadi kekalahan pertama Lionel Messi dan kawan-kawan setelah menjuarai Piala Dunia 2022.
Karena itu, pertandingan di Stadion Maracana ini sangat penting artinya bagi kedua negara. Mereka berharap laga besar ini menjadi momentum bangkit sekaligus kado akhir tahun buat penggemar.
"Kami akan melakukan segalanya untuk memperbaiki keadaan saat melawan Argentina," kata Pelatih Brasil, Fernando Diniz di situs resmi CBF.
Fernando Diniz menegaskan, hasil imbang kontra Venezuela yang disusul dua kekalahan beruntun sangat sulit diterima. Karena itu, mereka ingin menebusnya di Estadio Jornalista Mario Filho.
“Aspek pertahanan akan kami perbaiki agar tampil meyakinkan. Saya rasa tim berkembang sedikit demi sedikit. Kecenderungannya adalah evolusi, agar Anda bisa bermain bagus,” jelasnya.
Penyerang Brasil, Rodrygo menambahkan, ini akan menjadi pertandingan terpenting mereka. “Brasil dan Argentina selalu berbeda. Ini akan menjadi tiga besar pertandingan terpenting bagi saya,” ujar pemain Real Madrid itu.
Rodrygo memastikan Argentina akan menghormati mereka. “Kami harus berhati-hati, menghormati lawan dan saya pikir mereka akan menghormati kami dengan cara yang sama,” jelasnya.
Andre sementara itu mencoba membakar semangat rekan setimnya. Menurutnya, ini laga super klasik yang bersejarah dan mereka harus mendapatkan hasil terbaik di Maracana.
“Kami akan memainkan pertandingan bersejarah. Ini adalah permainan super klasik, yang memiliki bobot lebih besar. Kami harus bekerja keras, berkompetisi, dan membawa fans ke pihak kami,” tegas sang gelandang.
Namun, kubu Argentina punya kepentingan sama. Selain gengsi duel klasik ini, Messi dan kawan-kawan membutuhkan kemenangan untuk mengangkat kembali moral bertanding mereka.
“Kami harus bangkit dan memainkan permainan bagus di Brasil. Bersama Brasil, ini adalah pertandingan berbeda, dengan banyak sejarah. Kami harus bangkit, selalu menghormati siapa mereka," kata Messi di situs AFA.
Penegasan senada datang dari Rodrigo De Paul. “Kami harus memainkan pertandingan hebat di Brasil. Kami memiliki kenangan indah di Maracaná, namun kami tahu ini adalah pertandingan yang sulit," ujar De Paul.
Pelatih Lionel Scaloni memastikan mereka harus melakukan perbaikan jika ingin hasil positif. Termasuk memperbaiki barisan pertahanan dan lini serang mereka.
“Kami tidak bisa berpikir bahwa karena kami adalah juara dunia, kami tidak akan pernah kalah. Pertandingan yang sangat sulit akan datang. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik,” tegas Scaloni.
Ia cukup yakin bahwa timnya bisa keluar dari situasi sulit dengan cepat. "Anda belajar dari semua kekalahan. Kami akan berusaha mencegah hal itu terjadi lagi. Kami akan menemukan lawan yang benar-benar berbeda,” tandasnya.
Selain Neymar, Ederson, Danilo, Eder Militao, Casemiro, dan Richarlison, Brasil juga dipastikan tanpa Vinicius Junior karena cedera hamstring melawan Kolombia. Tapi Gabriel Jesus sudah kembali berlatih dan berpeluang bermain.
Adapun untuk Argentina, Scaloni tidak punya masalah pemain. Akan tetapi, sang pelatih kemungkinan tetap melakukan perubahan dengan Lautaro Martinez diprediksi akan menggantikan Nicolas Gonzalez sebagai starter.
Ini akan menjadi duel ke-124 Brasil dan Argentina. Brasil secara keseluruhan masih unggul dengan 49 kemenangan, namun Argentina memenangi tiga dari lima pertemuan terakhir mereka dan hanya kalah sekali. (amr/jpg/tom/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria