Pecatur Kaltim Chelsie Monica Ignesias Sihite baru menuntaskan perjuangannya di Kazakstan. Tepatnya dalam kejuaraan catur bertaraf dunia bertajuk Aktobe Open 2024.
Prokal.co, PADA ajang kejuaraan catur bertaraf dunia bertajuk Aktobe Open 2024, pecatur Kaltim Chelsie Monica Ignesias Sihite menjadi satu-satunya pecatur asal Indonesia yang berpartisipasi.
Hadir di sana sejak Sabtu (25/5), selama sepekan terakhir, dia menghabiskan waktu dengan berkompetisi menghadapi para pecatur dari antero dunia. Mayoritas lawannya adalah pecatur bernorma grandmaster. Ada sembilan babak dengan masing-masing lawan berbeda yang dia hadapi.
Keikutsertaan Chelsie dalam ajang tersebut bukan tanpa alasan. Itu merupakan bagian dari persiapannya menyongsong Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara, September mendatang.
Nah, keikutsertaan Chelsie di Aktobe Open 2024 merupakan slot try out di luar negeri yang dia gunakan sebagai peserta Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim. Hanya cabang olahraga andalan yang diberi kesempatan beruji coba di luar negeri oleh Pelatda KONI Kaltim, salah satunya catur.
Sematan cabor andalan berasal dari capaian catur di PON edisi sebelumnya, yakni PON XX/2021 Papua, di mana saat itu catur Kaltim mempersembahkan dua medali emas dan satu perak—yang semuanya adalah persembahan Chelsie.
Dari Aktobe Open 2024, Chelsie mencatatkan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan. Hasil yang mengantarkan dirinya meraih 13 poin dan mengerek ratingnya dari 2.245 menjadi 2.258.
Peringkatnya di klasemen akhir Aktobe Open 2024 pun naik dari 78 menjadi 68. Sementara di kalangan peserta perempuan, Chelsie berada di lima besar dari 18 pecatur perempuan yang ambil bagian.
Atas capaian dan kesempatan tersebut, Chelsie senang. Sebab, ini jadi kali pertama baginya bertanding sebanyak sembilan putaran menghadapi lawan dengan rating di atas dirinya.
Chelsie pun berpeluang meningkatkan ratingnya bila mengikuti sedikitnya dua kejuaraan terbuka sejenis. “Kalau tahun depan ada Aktobe Open lagi, mau ikut lagi, agar rating bisa ditingkatkan,” terang Chelsie.
Pecatur Kaltim Chelsie Monica Ignesias Sihite ambil bagian dalam kejuaraan catur bertaraf dunia bertajuk Aktobe Open 2024 di Kazakstan pada 25 Mei hingga 3 Juni. Keikutsertaannya dalam ajang tersebut merupakan bagian dari uji coba, persiapannya menuju Pekan Olahraga Nasional atau PON XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara (Sumut).
Catatkan Dua Kemenangan
Dari Aktobe Open 2024, Chelsie mencatatkan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan. Hasil yang mengantarkan dirinya finis di klasemen akhir Aktobe Open 2024 pada peringkat 68.
Sementara di kalangan peserta perempuan, Chelsie berada di lima besar dari 18 pecatur perempuan yang ambil bagian.
Pada kesempatan tersebut, Chelsie mendapat beragam pengalaman menarik. Termasuk kesempatan emas menghadapi sembilan lawan berbeda dengan rating yang semuanya berada di atas dirinya.
Keadaan itu memang yang dia cari. Sebab, untuk mengukur perkembangannya setelah tiga bulan intens menjalani Pemusatan Latihan Daerah atau Pelatda KONI Kaltim, dia perlu tolok ukur yang pantas. Menghadapi para lawan bernorma grandmaster (GM) adalah jawabannya.
Tak dimungkiri menghadapi para pecatur top dunia tidaklah mudah. Namun, kabar baiknya, performa Chelsie masih tergolong stabil. Hal tersebut disampaikan oleh pelatih catur Kaltim Yuliana Santosa yang mendampingi Chelsie ke Kazakstan.
“Performanya tidak buruk. Dan, masih sesuai dengan program latihan yang saya susun bersama panitia Pelatda KONI Kaltim,” jelas Yuli saat berbincang dengan Kaltim Post, Senin (3/6).
“Ujian” di Kazakstan juga tergolong ketat, mengingat persaingan pecatur putri begitu ketat. “Tetapi memang itulah sasarannya. Targetnya nanti peak performance Chelsie tepat tercapai pada PON nanti,” urai dia. (rdh)
RENDY FAUZAN
Editor : Indra Zakaria