Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pelatih Ungkap Lawan Tersulit Islam Makhachev, Ternyata Bukan Volkanovski

Redaksi • 2025-05-10 16:45:00
Wajah Islam Makhachev berdarah terkena pukulan Dustin Poirier. (X)
Wajah Islam Makhachev berdarah terkena pukulan Dustin Poirier. (X)

Jalan Islam Mackhachev menjadi petarung paling berbahaya saat ini alias pound per pound UFC tidaklah mudah. Usai kejayaan Khabib Nurmagomedov, Islam lah yang kini mendominasi kelas lightweight (kelas ringan). Rekor Islam saat ini adalah 28 duel dengan 1 kekalahan. 

Lalu siapakah lawan paling berat Islam ? Terdapat satu bentrokan di UFC yang dinilai pelatih Islam Makhachev, Javier Mendez paling berat untuk anak didiknya. Untuk diketahui, Makhachev sejauh ini sudah total menggelar 17 pertarungan bersama ajang pimpinan Dana White.

Jika ditotal dengan ajang-ajang tarung lainnya, dia telah menghadapi 28 duel. Dari puluhan bentrokan tersebut ternyata ada satu yang dinilai pelatihnya, Mendez paling berat.

Menariknya, Mendez merasa pertarungan melawan Alexander Volkanovski dan Adriano Martins bukanlah yang terberat. Pada duel Volkanovski khususnya yang pertama, Makkhachev dipaksa bertarung lima ronde penuh. Hasil bentrokan ini juga menimbulkan perdebatan soal kemenangannya. Sementara itu, Martins adalah satu-satunya petarung yang pernah mengalahkan Makhachev.

Dikutip Championat.com, Mendez menegaskan bahwa pertarungan yang paling berat untuk anak didiknya ialah melawan Dustin Poirier. "Mungkin duel lawan Dustin Poirier adalah yang paling berat dalam karier Makhachev," tuturnya. "Saat melawan Volkanovski yang pertama, itu adalah duel ronde kelima tersulit yang dia jalani. Dia menerima kerusakan lebih banyak dari yang pernah dia alami."

"Satu-satunya kekalahan yang dia rasakan terjadi begitu cepat. Jadi, itu tidaklah yang paling berat." "Secara keseluruhan duel lawan Dustin yang paling berat." "Dia hanya merasa mudah di ronde pertama saja...." "Setelah itu, semua berjalan sulit," imbuh Mendez.

Makhachev menghadapi Poirier pada tahun 2024 lalu. Bentrokan berlangsung cukup alot sampai ronde kelima. Jidat Islam juga bocor oleh pukulan Poirier. Saat duel akan berakhir di tangan dewan juri, Makhachev akhinya bisa melihat peluang. Kuncian d'arce choke yang dia kalungkan membuat Poirier melakukan tap tanda menyerah.

Pada pertarungan kontra Poirier, Makhachev menerima cukup banyak serangan. Saudara seperguruan Khabib ini memakan 74 serangan signifikan yang didaratkan oleh Poirier. Terlepas dari hal itu, Makhachev kini sedang menantikan jadwal terbaru dari UFC.

Di sisi lain, Poirier sudah dijadwalkan naik oktagon pada bulan Juni mendatang melawan Max Holloway. Duel ini akan menjadi penutup karier Poirier yang sudah mantan untuk gantung sarung tangan alias pensiun. (*)

Editor : Indra Zakaria