PROKAL.CO- Petenis kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, tengah berada dalam puncak kepercayaan diri menjelang perhelatan akbar Australian Open 2026. Berduet dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, Janice baru saja mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai turnamen Hobart International 2026 di Tasmania, Australia. Kesuksesan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan duet lintas negara tersebut dalam dua turnamen yang mereka ikuti bersama.
Dalam laga final yang berlangsung di Hobart International Tennis Centre, Sabtu sore, Janice/Piter tampil sangat dominan saat menghadapi pasangan Magali Kempen (Belgia) dan Anna Siskova (Republik Ceko). Mereka menyudahi perlawanan lawan dengan skor telak 6-2 dan 6-2 hanya dalam dua set langsung. Gelar ini menjadi trofi kedua bagi mereka setelah sebelumnya sukses naik podium tertinggi di ajang WTA 250 Guangzhou Open pada Oktober 2025 lalu.
Kisah di balik terbentuknya duet maut ini ternyata cukup unik karena berawal dari sebuah kebetulan. Janice mengungkapkan bahwa dirinya dan Piter sama sekali tidak saling mengenal sebelum terjun di Guangzhou. Komunikasi mereka hanya bermula dari rekomendasi seorang teman yang memberikan nomor telepon Piter. Meski belum pernah bertemu secara langsung sebelum pekan kemenangan di Tiongkok tersebut, keduanya ternyata memiliki chemistry yang kuat di lapangan dan mampu menyesuaikan gaya permainan satu sama lain dengan sangat cepat.
Keberhasilan di Hobart menjadi modal berharga sekaligus suntikan motivasi bagi Janice/Piter untuk menatap Grand Slam perdana tahun ini. Pada babak pertama Australian Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung 20 Januari mendatang, mereka akan langsung diuji oleh pasangan tuan rumah, Daria Kasatkina dan Arina Rodionova. Dukungan penonton lokal bagi lawan dipastikan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Janice dan Piter untuk mempertahankan rekor kemenangan mereka.
Selain fokus di sektor ganda, Janice Tjen juga akan membagi konsentrasinya di sektor tunggal putri. Namun, langkahnya diprediksi tidak akan mudah karena undian menempatkannya bertemu dengan Leylah Fernandez, petenis kidal asal Kanada yang merupakan unggulan ke-22. Meski menghadapi lawan tangguh, performa stabil yang ditunjukkan Janice dalam beberapa pekan terakhir diharapkan mampu memberikan kejutan di Melbourne Park nanti. (*)
Editor : Indra Zakaria