LONDON – Arena O2 London bergemuruh hebat pada Sabtu (21/3/2026) malam waktu setempat. Prospek panas kelas berat ringan, Iwo Baraniewski, kembali membuktikan mengapa dirinya disebut sebagai salah satu penghancur paling menakutkan di UFC saat ini. Tak butuh waktu lama, petarung asal Polandia tersebut menyudahi perlawanan mantan atlet NFL, Austen Lane, hanya dalam 28 detik.
Kemenangan TKO kilat ini disiarkan secara langsung melalui Paramount+, mempertegas status Baraniewski sebagai idola baru para penggemar MMA global.
Secara fisik, Austen Lane jauh lebih besar dan diunggulkan dalam jangkauan. Namun, status Lane sebagai underdog di bursa taruhan bukan tanpa alasan. Selain baru saja turun kelas dari divisi berat, Lane harus menghadapi Baraniewski yang datang dengan modal salah satu debut terbaik dalam sejarah UFC tahun lalu.
Begitu bel berbunyi, Baraniewski langsung tancap gas. Tanpa banyak basa-basi, sebuah hook kiri monster mendarat telak di rahang Lane, membuatnya tersungkur seketika. Tak membiarkan lawannya bernapas, Baraniewski menghujani Lane dengan ground-and-pound brutal hingga wasit terpaksa menghentikan laga sebelum genap setengah menit.
"Penonton di London menjadi gila. Baraniewski menyuguhkan kekerasan murni yang memang dinanti-nantikan semua orang," tulis pengamat di lokasi kejadian.
Di usianya yang baru 27 tahun, Baraniewski kini mengantongi rekor 2-0 di UFC sejak bergabung melalui jalur Dana White’s Contender Series. Meski kemenangan kali ini tidak se-dramatis laga sebelumnya yang masuk kandidat Fight of the Year, efisiensi dan kekuatan pukulannya sukses meroketkan nilai tawar sang petarung.
Mengingat divisi berat ringan (light heavyweight) saat ini sedang membutuhkan darah segar, UFC diprediksi akan segera memberikan lawan dari jajaran Top 15 bagi Baraniewski di laga berikutnya. Dengan performa seperti ini, "tangan panas" Baraniewski jelas menjadi aset berharga yang siap diadu dengan para elite kelas dunia. (*)
Editor : Indra Zakaria