Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kejutan Pasca UFC 328: Khamzat Chimaev Putuskan Naik Kelas ke Berat Ringan

Redaksi Prokal • Senin, 11 Mei 2026 | 07:00 WIB
Khamzat menghajar Sean.
Khamzat menghajar Sean.

 
LAS VEGAS – Belum kering luka akibat kekalahan perdana dalam kariernya di tangan Sean Strickland, Khamzat Chimaev langsung mengambil langkah drastis yang mengguncang jagat MMA. "Borz" secara resmi menyatakan akan meninggalkan divisi kelas menengah (Middleweight) dan naik ke divisi kelas berat ringan (Light Heavyweight).

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden UFC, Dana White, sesaat setelah gelaran UFC 328 berakhir. White mengungkapkan bahwa Chimaev menemuinya dengan sebuah permintaan tegas mengenai masa depan kariernya. Dalam sebuah sesi wawancara, Dana White menceritakan momen di belakang layar tersebut.

"Tepat setelah pertarungan selesai, Khamzat datang mendatangi saya dan berkata, 'Saya ingin naik ke kelas di atasnya, saya tidak ingin bertarung di kelas ini (menengah) lagi,'" ujar White mengutip ucapan sang petarung. Keputusan ini diduga kuat dipicu oleh performa Chimaev di Prudential Center, di mana ia tampak sangat kelelahan secara fisik setelah ronde pertama. Masalah pemotongan berat badan (weight cut) yang berat di kelas menengah (84 kg) disinyalir menjadi penghambat stamina dan kekuatan ledaknya yang selama ini menjadi senjata utama.

Langkah naik ke kelas berat ringan (93 kg) akan menempatkan Chimaev di "kolam hiu" yang baru. Ia tidak lagi akan menjadi petarung dengan keunggulan postur yang dominan, karena ia akan berhadapan dengan raksasa-raksasa seperti Alex Pereira, Jamahal Hill, hingga Magomed Ankalaev. Bagi Chimaev, kepindahan ini adalah upaya untuk menemukan kembali performa terbaiknya tanpa harus tersiksa dengan diet ekstrem. Namun, para kritikus mempertanyakan apakah gaya gulat agresifnya akan tetap efektif saat melawan petarung yang memiliki kekuatan fisik jauh lebih besar di divisi 205 pon tersebut.

Dengan pengumuman ini, persaingan di kelas menengah kini berpusat pada sang juara baru, Sean Strickland, yang kemungkinan besar akan menghadapi penantang lain seperti Dricus du Plessis atau Robert Whittaker. Sementara itu, perjalanan Chimaev untuk mengejar status pound-for-pound terbaik akan dimulai dari nol di divisi yang lebih berat.

Apakah kenaikan kelas ini akan menjadi solusi bagi masalah stamina Chimaev, atau justru menjadi jebakan baru bagi kariernya? Satu hal yang pasti, langkah berani ini membuktikan bahwa "Borz" belum selesai dan siap menebus kekalahannya dengan mencari mangsa di wilayah yang lebih berbahaya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Khamzat Chimaev