Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ini Sejumlah Proyek Besar di Balikpapan 2026, Akan Mengubah Wajah Kota Ini?

Ajid Kurniawan • Kamis, 20 Maret 2025 - 15:45 WIB
Paparan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda-Litbang) Kota Balikpapan, Murni, ST, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025. (Kurniawan)
Paparan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda-Litbang) Kota Balikpapan, Murni, ST, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025. (Kurniawan)

Pemerintah Kota Balikpapan memaparkan sejumlah proyek besar untuk tahun 2026, bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya melalui pengembangan infrastruktur yang lebih baik.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda-Litbang) Kota Balikpapan, Murni, ST, dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 yang diadakan pada Selasa (18/03) di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan, menjelaskan sejumlah rencana yang diprioritaskan untuk menangani masalah infrastruktur di kota ini.


“Kami berfokus pada tiga aspek utama dalam proyek-proyek infrastruktur untuk tahun 2026, yakni pelayanan air minum, pengelolaan limbah, transportasi publik, serta pengendalian banjir yang menjadi isu penting bagi Balikpapan,” ujar Murni dalam paparannya.

Berikut adalah rincian proyek-proyek yang akan dilakukan dalam upaya menciptakan kota yang lebih maju, nyaman, dan siap menghadapi tantangan perkotaan di masa depan.

1. Pelayanan Air Minum, Air Limbah, dan Persampahan

Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal air bersih, pengelolaan limbah, dan persampahan, beberapa proyek besar akan dilaksanakan, seperti:

SPAM Sepaku Semoi: Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih di kawasan Sepaku Semoi yang selama ini mengalami kesulitan dalam hal pasokan air bersih. Proyek ini diharapkan akan menjangkau lebih banyak rumah tangga dan memperbaiki kualitas hidup warga.

Embung Aji Raden: Sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah kekurangan air saat musim kemarau, Embung Aji Raden akan dibangun untuk menjadi waduk penampungan air hujan yang dapat digunakan saat kondisi kering. Ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air di Kota Balikpapan.

IPLT Manggar: Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Manggar direncanakan untuk mengelola limbah tinja secara lebih efisien, membantu meningkatkan sanitasi di wilayah tersebut yang selama ini menghadapi permasalahan dalam pengelolaan limbah domestik.

Septic Tank Individu: Sebagai bagian dari pengelolaan limbah rumah tangga, proyek pembangunan septic tank individu akan dilaksanakan untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang dihasilkan oleh limbah rumah tangga.
TPAS Manggar dan TPST Balikpapan Kota dan Balikpapan Utara: Dua fasilitas pengelolaan sampah terbesar ini akan memastikan pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, ramah lingkungan, serta mengurangi dampak buruk sampah terhadap lingkungan sekitar.

“Proyek-proyek ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan air dan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar, terutama di daerah-daerah yang mengalami pertumbuhan penduduk pesat,” tambah Murni.

2. Transportasi Publik yang Terintegrasi

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan mobilitas yang lebih lancar di Balikpapan, sejumlah proyek transportasi publik akan dilaksanakan:

SAUM Balikpapan: Sistem Angkutan Umum Terpadu (SAUM) akan dikembangkan untuk meningkatkan integrasi berbagai moda transportasi, sehingga mempermudah warga Balikpapan dalam menggunakan transportasi publik secara efisien dan nyaman.

Revitalisasi Terminal Type C: Terminal Type C di Balikpapan akan diperbaharui untuk meningkatkan kapasitasnya dalam melayani penumpang. Proyek ini juga akan memperbaiki fasilitas terminal sehingga lebih nyaman bagi pengguna transportasi.
Penataan Dermaga Baru Tengah: Dermaga baru yang akan dibangun di kawasan tengah Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pelabuhan, memperlancar aktivitas bongkar muat barang, serta memperkuat sektor ekonomi kota.

3. Pengendalian Banjir di Balikpapan

Pengendalian banjir menjadi prioritas, mengingat Balikpapan sering mengalami banjir pada musim hujan. Beberapa proyek yang direncanakan untuk mengatasi masalah ini antara lain:

Bendali Hulu Sungai Ampal: Pembangunan bendungan di hulu Sungai Ampal bertujuan untuk mengendalikan aliran air dan mengurangi potensi banjir di kota ini. Dengan adanya bendali ini, Balikpapan dapat meminimalisir dampak buruk banjir.
Saluran Sekunder Balikpapan Baru (Lanjutan): Proyek saluran sekunder di kawasan Balikpapan Baru akan dilanjutkan untuk memperbaiki sistem drainase, mengurangi genangan air, serta memperlancar aliran air hujan.

Saluran Sekunder Deppos Bawah (Lanjutan): Pengembangan saluran sekunder di wilayah Deppos Bawah juga akan memperkuat kapasitas drainase di wilayah tersebut.

Normalisasi Saluran Drainase: Proyek normalisasi saluran drainase di beberapa titik yang rawan banjir juga akan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas saluran air dan mengurangi genangan.

“Dengan adanya saluran drainase yang lebih baik dan pengelolaan aliran air yang lebih terorganisir, diharapkan banjir dapat lebih terkontrol dan tidak mengganggu aktivitas warga,” jelas Murni. (*)

 

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan