Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bankaltimtara Agresif Tawarkan KUR

amir-Amir KP • Sabtu, 5 Januari 2019 - 14:25 WIB
KINERJA BAIK:Selama periode Mei–Desember 2018 Bankaltimtara menyalurkan KUR senilai Rp 184,31 miliar.
KINERJA BAIK:Selama periode Mei–Desember 2018 Bankaltimtara menyalurkan KUR senilai Rp 184,31 miliar.

BALIKPAPAN   -   Setelah empat tahun tidak menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR), Bankaltimtara mulai tahun lalu kembali menyalurkan Kredit bunga 7 persen. Meski demikian, portofolio yang dicatatkan cukup baik. Selama periode Mei–Desember 2018, perseroan tercatat telah menyalurkan KUR senilai Rp 184,31 miliar.

“Target kita tahun 2018 Rp 175 miliar. Dari catatan pada September lalu telah mencapai Rp 101,69 miliar. Setelah digenjot pada tiga bulan terakhir, penyaluran KUR di Kaltimtara hingga akhir tahun lalu mencapai Rp 184,31 miliar,” ungkap Direktur Utama Bank Kaltimtara Zainuddin Fanani, Jumat (4/1).

Menurutnya, catatan itu sangat baik. Pasalnya pihaknya baru diizinkan lagi menyalurkan KUR pada Mei 2018. Dia bersyukur kredit penyaluran modal dengan suku bunga 7 persen tersebut disambut baik oleh masyarakat khususnya wilayah Samarinda dan Balikpapan. Adapun penyaluran KUR untuk mikro mencapai Rp 18,59 miliar, sementara untuk kredit kecil mencapai Rp 165,72 miliar dengan total debitur mencapai 2.109 nasabah.

“Komitmen kami untuk menggerakkan perekonomian rakyat cukup tinggi, bisa dilihat dari pertumbuhan penyaluran kredit dalam kurun waktu tiga bulan terakhir mencapai 81,24 persen. Dengan letak geografis Kaltim dan Kaltara yang luas, kami berupaya menjangkau pelayanan hingga ke daerah terluar Kaltimtara,” paparnya.

Adapun strategi lain juga dilakukan oleh Bankaltimtara. Di antaranya menjaga kualitas kredit dengan berperan aktif menjemput setoran nasabah yang tengah melakukan aktivitas pusat perdagangan Juga bekerja keras mencari debitur. Karena sebagian sudah terdaftar di kementerian sebagai nasabah bank penyalur KUR lain.

Seperti diketahui, Bankaltimtara tidak boleh menyalurkan KUR ke nasabah yang sudah mendapatkan KUR dari bank lain. “Untuk menjaga sistem kepercayaan nasabah, kami juga melakukan pendekatan secara bertahap dengan turut membuka lapak di pasar atau bekerja sama dengan pihak pasar. Ini untuk mempermudah mereka melakukan transaksi keuangan,” ungkapnya.

Tidak heran, pergerakan penyaluran kredit Banklatimtara tahun lalu cukup agresif. Apalagi didukung dengan jaringan yang cukup luas bahkan hingga pelosok. Ia optimistis, tahun ini program KUR kembali mencatatkan kinerja positif. Target tahun ini masih belum ditentukan. “Kami percaya diri bisa bersaing dengan perbankan nasional yang ada,” tutupnya. (aji/ndu/k18)

Editor : amir-Amir KP