Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Buruuaan..! Punya Rumah di Grand City Free DP

Wawan-Wawan Lastiawan • Sabtu, 10 Juli 2021 - 03:30 WIB
Photo
Photo

Provinsi Kalimantan Timur terus menggeliat setelah Pemerintah memutuskan untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai calon Ibu Kota Negara baru pada Agustus 2019 lalu. Recana tersebut tentunya juga akan berdamak positif terhadap potensi  yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Melihat besarnya prospek bisnis ke depan, Sinar Mas Land melalui salah satu townshipnya di Balikpapan yaitu Grand City Balikpapan meluncurkan klaster terbaru bernama Cheville. Ini merupakan klaster hunian kelima setelah Forestville, Pineville, Hyland, dan Hayfield. 

Hunian di klaster Cheville mengusung konsep modern dan kehidupan dinamis yang menyatu dengan nuansa alam (green environment). Desain urban modern minimalis dengan memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara di setiap ruangan, terlihat di dalam setiap hunian.

Rumah tapak tersebut pun mengadaptasi standar kebiasaan baru (new normal) yang menyediakan fasilitas wastafel di teras depan rumah. Terdapat pula area opsional yang berfungsi untuk bekerja di rumah pada bagian attic room.  

Klaster Cheville pada tahap 1 menawarkan dua tipe rumah. Tipe pertama memiliki luas bangunan 49 meter persegi dengan luas tanah 60 dan 75 meter persegi. Sementara tipe kedua, memiliki luas bangunan lebih besar yakni 69 meter persegi dengan luas tanah 90 dan 96 meter persegi. Terdapat dua kamar tidur yang masing-masing sudah dilengkapi dengan kamar mandi pribadi. Dengan desain rumah tumbuh, maka terdapat sisa lahan belakang yang bermanfaat untuk pengembangan di masa depan sesuai kebutuhan. 

 “Harga soft launching mulai dari Rp. 800 jutaan dengan promo yang luar biasa menarik, yaitu FREE DP, FREE provisi dan FREE administrasi (untuk cara bayar KPR). Sedangkan untuk cara bayar cash bisa mendapatkan diskon yang spektakuler,” ujar CEO East Indonesia Franky Najoan.

“Kami meyakini klaster ini akan diminati meski di tengah kondisi pandemi karena ada beberapa perkembangan ekonomi ke depan seperti pembangunan ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur. Lokasi Grand City menjadi hub (penghubung) antara Kota Balikpapan dengan ibu kota negara baru,” lanjut Franky. Selain itu, hingga kini terbukti penjualan empat klaster sebelumnya selalu diserap habis oleh pasar.  

Lokasi Cheville pun terbilang strategis karena berada di secondary boulevard Grand City Balikpapan. Klaster tersebut dekat dengan sejumlah fasilitas di antaranya sekolah IPEKA Grand City, pusat makanan dan bisnis Grand City, Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo, serta Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan pintu keluar tol Balikpapan-Samarinda Km 13. Hal tersebut akan memudahkan para penghuninya untuk beraktifitas. Di sisi lain, rumah tersebut dapat menjadi nilai investasi terbaik di masa mendatang.

Ke depan, Grand City Balikpapan akan memiliki tiga gerbang utama untuk mempermudah mobilitas penghuninya dan masyarakat kota Balikpapan. Kini kota mandiri seluas 224 hektare tersebut telah mengoperasionalkan dua gerbang utama.

Pada 2017, gerbang pertamanya yang merupakan akses masuk/keluar Grand City dari Jalan MT Haryono telah diresmikan. Kemudian pada awal 2020, Jalan Sinar Mas Land Boulevard menjadi pintu gerbang kedua kawasan Grand City Balikpapan. Akses sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 32 meter tersebut merupakan salah satu alternatif untuk mengurai kemacetan di Kota Balikpapan. Kehadiran Jalan Sinar Mas Land Boulevard di Grand City Balikpapan juga akan mengurangi waktu jarak tempuh dari Balikpapan ke Samarinda atau sebaliknya.

Lokasi jalan ini berjarak 50-60 kilometer menuju calon Ibu Kota Negara baru yang Sebagian terletak Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Rencananya township ini juga akan mengoperasikan akses Gerbang ketiga pada 2024. (adv/ock/pro5) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#Advertorial