Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pekerja Asal Jakarta Meninggal di Rumah Kontainer

izak-Indra Zakaria • Jumat, 14 Juli 2023 - 07:37 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Seorang pekerja asal Jakarta ditemukan tewas di dalam sebuah kontainer peti kemas pada Minggu (9/7) sore sekira pukul 15.30 Wita, tepatnya di PT Tradecorp RT 02 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur. Sontak penemuan mayat pekerja yang bernama MF (31) tersebut membuat heboh kawasan sekitar.

"Minggu tanggal 9 Juli telah ditemukan mayat di PT Trasecorp, RT 02 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur," ungkap Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Timur, Ipda Hendik.

Dari keterangan saksi, korban sendiri masih hidup pada saat Minggu pagi, sebab korban sempat berpesan untuk dibangunkan pada saat pagi hari oleh salah seorang saksi mata. Dan pada Minggu pagi korban sempat dibangunkan dan sempat menjawab gugahan rekan kerjanya tersebut. Namun pada pukul 15.30 Wita korban ditemukan menjadi mayat oleh rekan kerjanya yang lain.

"Pada hari Sabtu (8/7) pukul 20.00 Wita Sarno disapa oleh korban karena korban hendak keluar dari lingkungan kantor tanpa memberi tahu tujuan, kemudian pada hari Minggu  (9/7) pukul 02.45 Wita korban kembali memasuki lingkungan kantor tersebut dengan meminta tolong ke Sarno untuk dibukakan kunci gerbang. Kemudian korban meminta tolong Tri Ngayom Pangestu untuk dibangunkan pagi untuk bekerja, karena korban tidak bisa bangun pagi.

Pada Minggu (9/7) pukul 07.28 Wita Tri Ngayom Pangestu mendatangi korban untuk membangunkan di tempat istirahat korban yaitu di rumah kontainer di dalam area kantor dan masih menjawab pertanyaan Tri Ngayom Pangestu.

"Ya sudah lanjut, saya mau kerja” jawabnya tanpa ada gerakan posisi badan sampai ditemukan keadaan tidak bernyawa pada pukul 15.30 Wita oleh Fitri," urai Hendik.

Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematiannya. Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil visum korban. "Kami masih menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab kematian korban," tandas Hendik. (moe/cal)

Editor : izak-Indra Zakaria