Belum diketahui pasti kapan berakhirnya pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), yang melanda hampir seluruh negara. Ada yang “tumbang”, tak sedikit pula yang berjuang. Berbagai kebijakan dan instruksi dikeluarkan. Semata untuk menekan penyebaran. Namun, menjadikan daerah tangguh bak solusi yang bisa jadi pilihan.
ANDI Harun belum lama menjabat wali kota Samarinda. Dia menyadari, permasalahan Covid-19 memang tak bisa dianggap enteng. Di beberapa pertemuan, pria kelahiran Bone, 12 Desember 1972, itu menekankan agar masyarakat harus bisa berjuang melawan ganasnya virus corona.
Kampung Tangguh Covid menjadi cara yang belakangan ramai digaungkan. Kemarin (16/3), orang nomor satu di Kota Tepian itu baru saja meresmikan RT 82, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, sebagai salah satu kampung tangguh. Kawasan itu menjadi area yang siap melengkapi fasilitas, seperti ketahanan pangan, ekonomi, kreativitas, hingga pelaksanaan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah.
Ketua RT 82 Hafid Zaenal mengatakan, jelas sebuah kebanggaan karena wilayahnya terus “perang” melawan Covid-19. Pos keamanan, posyandu, kolam pengembangan ikan air tawar, kebun buah, hingga kebun sayur, semua diinisiasi dan dijalankan warganya. "Kami punya program rembuk warga yang diadakan tiga bulan sekali. Di sana warga yang punya ide usaha bersama untuk pengembangan kampung bisa menyampaikan ide-ide kreatif," ucapnya.
Tak hanya itu, untuk ketahanan keamanan, warga memberlakukan siskamling. Setiap warga dapat jatah sebulan dua kali. Sementara di rumah warga, disiapkan wadah khusus untuk menaruh uang koin yang disebut jimpitan. Sehingga, petugas akan menyambangi rumah per rumah mengambil duit itu sekaligus memeriksa kondisi. "Nanti tiap tiga bulan dalam rembuk warga hasil kumpulan duit dilaporkan sebagai kas. Bisa dipakai untuk membangun fasilitas bersama atau lainnya. Sesuai kesepakatan," singkatnya.
Sedangkan terkait prosedur menghadapi warga yang terkonfirmasi Covid-19, pihaknya sudah punya standar operasional prosedur (SOP), yakni memberikan dukungan makanan setiap hari selama warga karantina. Meski selama ini belum ada warganya yang terkonfirmasi. "Tetapi jika nanti suatu waktu terjadi kami sudah siap," ucapnya.
Dia menambahkan, silaturahmi yang dibangun antara warga sebanyak 187 kepala keluarga (KK) yang memiliki rumah tinggal atau total 328 jiwa, termasuk yang tinggal di bangsal, mencapai 80 persen saling kenal akrab. Hal itu dibangun dari kegiatan gotong royong wajib setiap bulan. Tersedia pula posko pemeriksaan kesehatan gratis dari dua warga yang berprofesi dokter, yang secara ikhlas mendukung program tanpa dibayar.
"Kami harap bisa menjadi contoh daerah lain, baik ketahanan pangan dari pengembangan tambak ikan, dan pangan dari kebun sayur juga mengontrol kesehatan masyarakat dari program pemeriksaan kesehatan serta posyandu rutin," jelasnya.
Menanggapi aksi warga, Andi Harun banyak mengapresiasi, di mana program itu diharapkan semakin meningkatkan rasa cinta masyarakat kepada Samarinda. Aksi itu bisa menjadi contoh menciptakan kondisi Kota Tepian yang nyaman, ramah, bersih, sehat dalam rangka menuju pusat beradaban. "Berharap program seperti ini bisa menyebar ke semua daerah, karena kolaborasi pemerintah dengan masyarakat sangat penting,” jelasnya.
Dia meyakini, kerja sama masyarakat dan pemerintah, secara bertahap menumbuhkan geliat ekonomi, karena masyarakat bisa berusaha dan beraktivitas sesuai protokol kesehatan, dan tetap hidup sehat. Meski diakuinya, kampung tangguh sudah banyak berdiri, namun diharapkan terus menebar informasi positif tentang pembangunan.
Dia menyampaikan, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya) dengan anggaran Rp 100–300 juta per RT akan dimulai saat memasuki APBD Perubahan 2021. Namun, Andi Harun mewanti-wanti program itu bukan dalam bentuk uang, tetapi 70 persen proyek fisik, sisanya untuk pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan dan lainnya.
"Kami harap bisa dimulai, begitu juga gaji ketua RT, akan diupayakan dibayar rutin tiap bulan sebesar Rp 1 juta. Sehingga kinerjanya semakin aktif, serta mendukung berbagai program pemerintah," tutupnya. (dns/dra/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria