Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sila Kedua sebagai Filter di Era Digital

izak-Indra Zakaria • Selasa, 27 Desember 2022 - 19:26 WIB
Photo
Photo

Oleh: Muhammad Rizky Kurniawan

Mahasiswa UINSI Samarinda

 

Pada sila kedua Pancasila; Kemanusiaan yang adil dan beradab, merujuk pada sikap memanusiakan manusia dengan menjunjung nilai-nilai keadilan dan moral. Nilai moral membahas tingkah laku yang seharusnya dilakukan di lingkungan sosial. Hal ini sejalan dengan UUD 1945 Pasal 28J Ayat 1. Adapun nilai yang terkandung pada sila kedua ini menunjukkan betapa pentingnya untuk dipahami dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat.

Di era sekarang ini, masyarakat dalam berinteraksi sosial sudah tidak lagi terpaku pada komunikasi interpersonal, namun sudah mengalami banyak perubahan karena teknologi yang selalu berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangan ini dapat kita rasakan dengan lahirnya smartphone.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari smartphone. Salah satu yang begitu dirasakan ialah fitur mengirimkan pesan kepada siapa pun dan di manapun dalam hitungan detik. Hal ini tentu sangat membantu aktivitas sehari-hari.

Namun, kehadiran smartphone juga memberikan dampak buruk kepada berbagai kalangan. Contohnya medsos. Sebagian besar masyarakat aktif menggunakan medsos, sehingga medsos menjadi pusat berkumpulnya berbagai kalangan, baik tua maupun muda dengan tujuan memperoleh informasi.

Tentu hal ini menjadi suatu hal yang buruk, karena tidak ada pembatas informasi antara antara orang dewasa dengan muda, sehingga banyak sekali ditemui informasi SARA dan berbau porno yang tidak sepatutnya dilihat oleh anak di bawah umur. Di sisi lain juga memengaruhi unsur kebahasaan, di mana semua karakteristik kebahasaan dalam medsos mulai toxic (bahasa kasar), slang (bahasa gaul), dan lainnya.

Pengaruh kebahasaan tersebut memberikan dampak pada berbagai kalangan. Dimulai dari aktivitas mereka di medsos yang menjadi terlalu bebas pada saat bertutur kata tanpa memerhatikan perbedaan umur. Dari penjelasan tersebut tentu kita sudah memasuki era di mana digital menjadi suatu hal penting dalam kehidupan masyarakat seperti saat ini.

Jika teknologi tidak diimbangi dengan pemahaman ataupun tidak dijalankan dengan benar, akan terjadi banyak penyimpangan. Untuk itu, nilai yang terkandung pada sila kedua Pancasila dapat dijadikan solusi mengatasi penyimpangan tersebut. Dengan menjadikan sila kedua sebagai filter dalam aktivitas medsos masyarakat.

Dalam hal ini masyarakat harus memahami esensi yang terkandung dalam sila kedua, yakni dengan menjunjung kemanusiaan yang adil dan beradab. Berlaku adil kepada sesama, saling menghormati segala bentuk perbedaan dengan adab dan etika yang baik dalam bertingkah laku di medsos. Jika nilai tersebut sudah dipahami dan diterapkan dengan baik, berbagai penyimpangan dapat teratasi.

Sebab itu, kita sebagai warga negara yang baik hendaknya selalu mengamalkan nilai Pancasila secara keseluruhan, bukan hanya satu atau dua. Dan kita sebagai mahasiswa juga harus ikut aktif menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di negeri ini, bukan berdiam diri menerima keadaan yang terjadi. (dwi/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria