INDUSTRI Kecil Menengah (IKM) CV Borneo Makmur Sejahtera (BMS) yang berlokasi di perumahan Sempaja Lestari Indah mendapat kunjungan dari Dinas Perindustrian (Disperin) Samarinda, Kamis (14/11. Hadir Ikut serta dalam kunjungan ini Asisten II Kota Samarinda, Endang Liansyah, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisperin) Samarinda Muhammad Faisal, juga Kepala Bidang Perencanaan Pengawasan Industri Disperin, Ismed Rustamy. Kunjungan ini langsung disambut pemilik CV MBS, Widi Harto beserta istri Rita Mahdi. Rita selaku penanggung jawab produksi menjelaskan bisnis yang ditekuni sejak pertengahan 2018 telah mampu memproduksi olahan hinggah 250 Kg perhari yang menjadi berbagai macam varian.
“Unggulan kita adalah otak-otak, selain itu ada juga somay dan bakso kita distribusikan di Samarinda, Balikpapan hingga Banjarmasin,” kata Rita Mahdi. Pada musim-musim tertentu seperti Ramadan hingga Natal permintaan jauh lebih tinggi dari biasanya.
“Kalau bulan puasa bisa mencapai 10 ton, kalau Natal konsisten hingga 350 kg,” ungkapnya.
Industri yang memperkerjakan 6 orang telah berstandarisasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga kualitasnya terjamin. Kepala Bidang Pengawasan dan Perencanaan Industri Dinas Perdagangan Kota Samarinda , Ismed Rustamy yang turut meninjau IKM ini menyebut, operasionalnya telah sesuai standar. Selain itu ia mengimbau masyarakat untuk mendukung industri yang ada di Samarinda.
“Kalau di sisi legal sudah lengkap, juga sisi standarisasi juga, tujuan kunjungan juga membantu mempromosikan dan suport agar IKM agar lebih berkembang dan masyarakat tahu kalau di Samarinda punya industri seperti ini,” katanya. Pihaknya lebih mengedepankan pembinaan terhadap standarisasi produk-produk asal Samarinda agar lebih kompetitif dan inovatif. “Kalau ada yang kurang, malah kita bantu agar lebih maju,” tandasnya. (adv/anto/beb)
Editor : rusli-Admin Sapos