Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ubah Kebiasaan Masyarakat Kaltim Menggunakan Jamban di Bantaran Sungai, Perlu Edukasi Bertahap

Indra Zakaria • Sabtu, 5 Juli 2025 - 19:15 WIB
Sarkowi V Zahry
Sarkowi V Zahry

SAMARINDA- Fenomena penggunaan jamban di bantaran sungai oleh sebagian masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi perhatian anggota DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry. Menurutnya, persoalan ini tak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas sanitasi, tetapi juga erat kaitannya dengan faktor budaya yang telah mengakar sejak lama.

“Memang diakui, sebagian masyarakat kita masih menggunakan jamban di sungai karena faktor budaya. Mereka lebih senang karena sudah terbiasa dan merasa akrab dengan sungai,” ujar Sarkowi. Politikus Partai Golkar ini mengapresiasi langkah pemerintah dalam menyediakan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang layak di berbagai wilayah.

Namun ia mengingatkan, pembangunan fisik semata tidak akan efektif tanpa diiringi edukasi dan pendekatan sosial yang menyentuh aspek kultural masyarakat.
“Pemerintah sudah berusaha menyediakan MCK yang layak. Tapi ini harus diimbangi dengan edukasi. Karena masyarakat kita ini secara kultur memang sangat dekat dan akrab dengan sungai. Jadi pendekatannya harus halus, tidak bisa frontal,” jelasnya.

Ia mendorong agar seluruh program pembangunan MCK, baik melalui bantuan langsung maupun melalui dinas teknis, harus dirancang paralel dengan strategi penyadaran yang sistematis dan berkelanjutan.

“Kalau pendekatannya tepat, saya yakin budaya ini bisa bergeser. Tapi memang tidak bisa instan. Butuh waktu, sama seperti dulu kita mengubah kebiasaan dari telepon umum koin ke telepon seluler. Semua perlu proses edukasi,” pungkasnya.

Sarkowi berharap, melalui kombinasi antara pembangunan infrastruktur sanitasi dan pendekatan edukatif yang konsisten, kualitas hidup masyarakat Kaltim bisa ditingkatkan secara menyeluruh, termasuk dalam aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan.(adv/dprd/i)

 

Editor : Indra Zakaria