Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Masih Awal Tahun, Antrean Jamaah Haji Sudah Sentuh Angka 5.000 Jiwa

izak-Indra Zakaria • Senin, 30 Januari 2023 - 18:29 WIB
BICARA HAJI: Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tarakan, Muhammad Aslam saat ditemui Radar Tarakan di ruang kerjanya pada Jumat (27/1).YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN
BICARA HAJI: Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tarakan, Muhammad Aslam saat ditemui Radar Tarakan di ruang kerjanya pada Jumat (27/1).YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

Per Januari 2023, jumlah daftar tunggu jemaah haji mencapai lebih dari 5.000 jiwa. Sementara kuota normal haji tahun ini mencapai 151 orang. Wacana kenaikan biaya haji di tahun ini diprediksi akan bedampak pada keberangkatan jemaah haji.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tarakan Muhammad Aslam mengatakan pada dasarnya tahun ini jumlah kuota normal haji Tarakan mencapai angka 151 orang. Namun Kemenag Tarakan hingga kini belum mengetahui apakah kuota haji tahun ini kembali normal atau tidak.

“Belum tahu tahun ini ya karena sudah normal. Apakah tetap 151 atau apakah nanti ada penambahan. Karena kita tidak tahu masalah lansia, lansia ini tahun lalu, Tarakan dapat empat. Apakah tahun ini nanti yang empat yang tidak berangkat ini tetapi tahun ini jatahnya dapat. Kita belum tahu,” ungkapnya, Sabtu (28/1). 

Untuk itu, sebanyak 5.000-an lebih calon haji, lanjut Aslam, akan dibagi 151 orang kuota, sehingga jumlah tersebutlah yang menjadi daftar tunggu antrean di Tarakan.

“Tapi kalau semisal Arab Saudi menambah, terus kita ditambah kuota di Indonesia dan Tarakan mendapat tambahan, berarti kan kalau anggaplah bertambah jadi 170. Berarti 5.000 dibagi 170. Kan lebih mahal itu. Artinya yang berpengaruh terhadap antrean yakni kuota. Kalau putusan dari kenaikan biaya haji, kami masih menunggu ketetapan melalui kepres. Kita tunggu dari pusat,” ucapnya.(shy/ash)

Editor : izak-Indra Zakaria