Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dinkes Tarakan Gelar Swab Massal

uki-Berau Post • Senin, 14 Desember 2020 - 03:08 WIB
AMBIL SAMPEL: Petugas kesehatan mengambil sampel salah satu karyawan kafe di Taste Food Tarakan, Sabtu (12/12).
AMBIL SAMPEL: Petugas kesehatan mengambil sampel salah satu karyawan kafe di Taste Food Tarakan, Sabtu (12/12).

TARAKAN – Dalam upaya menekan peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) tarakan melakukan tes swab massal di tempat-tempat berisiko tinggi.

Seperti yang dilakukan di pusat kuliner Taste Food yang berada di Jalan Kusuma Bangsa, Sabtu (12/12) sore. Di sana, tim Dinkes melakukan pengambilan sampel terhadap karyawan kafe.

“Kita berupaya mencari sampel di tempat-tempat yang risiko tinggi. Yang mana dari situ nanti ketahuan, kalau ada ditemukan (yang terkonfirmasi). Ini  kan untuk mencegah penularan, segera diisolasi atau dirawat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tarakan Witoyo, ditemui di sela memantau kegiatan.

Dari data yang diperolehnya, ada 19 kafe yang berada di pusat kulier Taste Food. Witoyo mengaku kalau pihaknya sudah mengirimkan pemberitahuan melalui pesan WhatsApp (WA) untuk menyetor nama-nama karyawannya, guna di data dan dilakukan swab pada kegiatan tersebut.

Jika ada karyawan kafe yang tidak sempat datang pada kegiatan tersebut, pihaknya tetap menjadwalkan pengambilan sampel di waktu lain. Witoyo mengarahkan datang ke Dinas Kesehatan Tarakan.

Ia menegaskan, ada ataupun tidak ditemukan positif Covid-19 nantinya, protokol kesehatan tetap diterapkan. Apalagi jika ditemukan, maka lebih ketat lagi diterapkan protokol kesehatan. Menurut Witoyo, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengendalikan penularan Covid-19.

“Jangan sampai nanti ada yang risiko tinggi kita tidak tahu. Karena kita sudah serius dengan penanganan yang sudah terkonfirmasi, sedang yang risiko-risiko ini tidak dikendalikan. Bisa terjadi terus penularan-penularan,” ungkapnya.

Menurut Witoyo, pihaknya mengambil lokasi yang teramai terlebih dulu, karena dinilai risikonya tinggi. Adapun tempat-tempat lain menyusul.

Berdasarkan rilis Satgas Covid-19 Tarakan, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tarakan masih bertambah. (mrs/udi)    

 

Tambah 49 Kasus Terkonfirmasi

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Tarakan, kembali bertambah 49 orang. 10 orang di antaranya yang bermukim di RT 7 Kelurahan Karang Rejo. Sementara dari tambahan kasus itu, juga banyak ditemui akibat kontak erat dengan pasien 1.166.

"Mereka ini kontak erat sebelumnya dengan pasien 1.146," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indarti, Sabtu (12/12).

Dari 49 kasus positif terbaru, 34 pasien di antaranya melakukan uji swab secara mandiri. Soal penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 klaster perkantoran, kata Devi, hingga kini masih ditemukan. Penambahan ini diduga karena beberapa orang sempat mengalami penularan dari orang tanpa gejala. Selain itu, salah satu dari pasien merupakan pelaku perjalanan dari luar Kota Tarakan.

"Setelah itu beberapa orang kontak dengan pelaku perjalanan. Belum sempat di-tracing, orang dari klaster perkantoran masuk kerja seperti biasa. Selain itu, ada beberapa orang juga mengalami suspek dengan gejala batuk dan pilek," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau bagi orang yang sudah mengalami suspek, untuk tidak masuk kerja terlebih dahulu. Setelah itu lakukan swab secara mandiri. Pelaku perjalanan dari luar Kota Tarakan juga diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. "Kalau bisa isolasi mandiri selama 14 hari," tuturnya.

Sementara dari data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, jumlah pasien terkonfirmasi di Kaltara sudah mencapai 2.163 orang. Sementara pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 1.340 orang dan yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 29 orang. Pasien yang masih dirawat di Kaltara hingga kini sebanyak 794 orang. (*/sas/udi)

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Kaltara