Terkait pasangan untuk maju dalam kontestasi Pilkada Banjarbaru ini, Lisa belum mau menyampaikannya. "Untuk pasangan, saya masih belum bisa menyampaikan, semua masih proses. Saya akan ikuti prosesnya dulu, intinya saya sudah mantap untuk maju dengan tujuan membawa Banjarbaru lebih baik," ucapnya.
Untuk memulai persiapan untuk berlaga, ia mengaku sudah mulai memperkenalkan diri ke masyarakat. Salah satunya dengan memasang baliho di beberapa tempat. "Saya minta doa restu kepada semuanya, semoga apa yang menjadi niat saya ini bisa tercapai dan nantinya dapat memberikan perubahan bagi Banjarbaru," tambahnya.
Ihwal partai politik yang akan mengusungnya, perempuan 45 tahun ini mengaku masuk dalam survei internal salah satu partai politik besar. "Saya memang masuk dalam salah satu kandidat yang surveinya baik, bahkan salah satu tokoh yang dipanggil ke DPP untuk konsolidasi," terangnya.
Namun Lisa masih belum menyebut nama parpol yang dimaksudnya itu.Munculnya nama Lisa, menambah persaingan di Pilwali Banjarbaru. Sebelumnya sudah ada figur lain yang juga menyatakan siap maju untuk menantang Aditya Mufti Ariffin, kalau memang sang petahana kembali berlaga.
Mereka adalah mantan Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, Anggota Komisi III DPRD Banjarbaru dari Fraksi PKS, Nurkhalis Anshari, Ketua PD Perempuan Indonesia Raya (Pira) Kalsel, Yuti Mahrita dan Ketua BPC Hipmi Kabupaten Banjar, Rifqi Maulana Mansyur. (*)