TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Bulungan, Kilat memberi apresiasi dan mendukung penuh langkah Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, yang meminta batik lokal dapat digunakan sebagai seragam resmi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kaltara dan termasuk di Bulungan.
Menurut Kilat, perintah penggunaan batik lokal jika benar-benar terealisasi akan memberikan dampak positif yang sangat besar bagi industri batik lokal di Bulungan.
“Ya memang seharusnya sejak lama ini sudah dijalankan. Selama ini ada yang pakai batik lokal, tetapi masih didominasi batik Jawa. Akhirnya batik lokal tenggelam. Sebetulnya jika batik lokal digunakan akan menjadi sarana promosi Bulungan secara gratis dan efektif. Agar batik asli Kaltara atau Bulungan dapat dikenal luas,” ujarnya, Minggu (14/3).
Penggunaan batik lokal akan berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan menjaga eksistensi pengrajin batik lokal. Selain itu akan mampu meningkatkan variasi batik lokal.
“Jangankan para pembatik, kami yang saja anggota DPRD ini sangat menyambut baik instruksi ini. Memang agak terlambat, tetapi ini jauh lebih baik dari pada tidak sama sekali,” jelasnya.
Dampak positif dari intsruksi itu, tuturnya adalah menjaga perputaran uang di dalam daerah. Di tengah pandemi Covid-19 kebijakan menurutnya itu perlu dilakukan agar menjaga pertumbuhan ekonomi.
“Setelah batik, produk lokal lain juga kami minta juga dapat didorong eksistensinya. Apa yang dihasilkan masyarakat kita bisa terserap maksimal di pasar. Utamanya ya di dalam daerah dulu,” tutupnya. (adv/*/nnf/mua)
Editor : uki-Berau Post