BALIKPAPAN- Masih satu rangkaian program Pemberdayaan UMKM Subsisten pada Oktober ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan bersinergi dengan Rumah Zakat, sebagai Implementing Partner Daerah (IPD) melanjutkan program pelatihan menjahit untuk Kelompok Wanita Kreatif Balikpapan (WKB). Pelatihan yang dibagi dua sesi ini dihadiri 20 anggota WKB dan dilaksanakan di Workshop WKB di Jalan Milono, No 45, Balikpapan Kota.
Setelah mengikuti pelatihan pembuatan tas pada 5 Oktober, para anggota WKB langsung diajak untuk mengikuti pelatihan menjahit yang dibimbing dan diajarkan oleh Siska Juni Puspasari. Siska merupakan pemilik Lembaga Pendidikan Keterampilan Jelita yang menyediakan kursus menjahit tingkat dasar dan lanjutan. Antusiasme para anggota terlihat dari semangat mereka ketika mengikuti sesi materi yang diajarkan oleh Siska.
Pelatihan menjahit dimulai dari dasar dan akan berlanjut selama satu bulan penuh sampai para anggota mahir. Tujuan diadakannya pelatihan ini agar para anggota yang mempunyai minat dan keterampilan menjahit bisa mengasah kemampuan, dan nantinya bisa mengajarkan ilmu yang didapatkannya kepada anggota-anggota WKB yang lainnya yang belum berkesempatan untuk mengikuti pelatihan ini.
Beberapa anggota yang belum bisa menggunakan mesin jahit, diajak untuk belajar membuat bros yang dibimbing oleh Roy Nirwanida, pembina kelompok WKB.
“Saya sangat ingin bisa mengajak ibu-ibu warga Balikpapan untuk bisa mandiri secara ekonomi dengan menambah keterampilan baru bersama kolompok WKB. Semoga dengan pelatihan ini makin banyak ibu-ibu yang mahir dalam menjahit, membuat tas, membuat manik-manik, dan juga membuat keterampilan lainnya. Dan harapannya mereka bisa mengajarkan ilmu mereka yang didapat secara gratis ini kepada ibu-ibu lain di luar sana,” ucap Ida, pembina kelompok WKB.
#BankIndoensia #PemberdayaanUMKMSubsisten #RumahZakat #KelompokWKB #PelatihanMenjahit
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan