BALIKPAPAN — Upaya pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran hebat di Pasar Sepinggan membentur tembok tebal. Saat Tim Identifikasi Polresta Balikpapan bersama penyidik Polsek Balikpapan Selatan mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Sabtu pagi, kondisi area yang telah dipasangi garis polisi diduga kuat telah berubah dan "dibersihkan" oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.
Kanit Identifikasi Polresta Balikpapan, Iptu Bayu Sukaca, menyampaikan secara langsung kekecewaannya atas rusaknya area yang seharusnya steril tersebut.
"Sejak kemarin kami sudah memasang police line agar tidak ada orang yang masuk ke TKP. Tetapi saat kami datang pagi ini untuk melakukan olah TKP, kondisinya sudah bersih. Kami menduga ada orang-orang yang masuk dan mengambil banyak barang dari lokasi," ujar Bayu saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Barang-barang yang hilang diduga berupa material bernilai ekonomis seperti besi bekas dan benda logam lainnya. Padahal, material tersebut berpotensi menyimpan jejak atau petunjuk penting yang sangat dibutuhkan penyidik untuk menemukan sumber api.
Meski harus menghadapi kendala akibat berubahnya kondisi TKP, penyidik tetap melanjutkan proses hukum dengan memeriksa saksi-saksi di lapangan. Dari pendalaman sementara, indikasi awal mengarah pada sebuah lapak usaha pembuatan es batu.
"Informasi dari saksi memang masih perlu didalami, tetapi mengarah pada satu petak kios pembuat es batu yang memiliki enam freezer dan satu boks penampungan," kata Bayu. Tak berhenti di situ, petugas juga menelusuri sistem kelistrikan pada kios yang disorot tersebut karena diketahui menggunakan dua sumber meteran listrik sekaligus.
"Keterangan itu masih kami dalami untuk mengetahui apakah ada kaitannya dengan penyebab kebakaran," lanjut Bayu.
Sebagai tindakan investigasi awal, tim identifikasi telah mengamankan barang bukti berupa lelehan kabel instalasi listrik dari lokasi kejadian untuk menganalisis dugaan terjadinya korsleting. Pihak kepolisian menegaskan penyelidikan masih terus berjalan dan mengimbau publik untuk bersabar hingga seluruh pencocokan bukti selesai dilakukan. "Hasil penyelidikan akan kami laporkan setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai," tegaskannya memungkas keterangan. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co