Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jelang Iduladha, 1.086 Ekor Sapi Sudah Masuk Berau, DTPHP Ambil Sampel Darah

Redaksi • Rabu, 21 Mei 2025 - 17:22 WIB
PENGAWASAN: DTPHP Berau melakukan pengawasan hewan kurban untuk memastikan seluruh hewa layak jual dan dikonsumsi masyarakat.
PENGAWASAN: DTPHP Berau melakukan pengawasan hewan kurban untuk memastikan seluruh hewa layak jual dan dikonsumsi masyarakat.

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Menjelang Iduladha, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mulai memperketat pengawasan terhadap peredaran hewan kurban.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hewan yang dijual dan dikurbankan masyarakat dalam kondisi sehat serta layak konsumsi.

Kepala DTPHP Berau, Junaidi, mengungkapkan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya pengawasan, termasuk pengambilan sampel darah hewan kurban yang akan dikirim ke laboratorium di Samarinda untuk diuji. 

"Kami sudah mulai ambil sampel darah beberapa hewan, tujuannya untuk memastikan tidak ada penyakit berbahaya yang bisa menular ke manusia," jelasnya.

Selain pengujian darah, petugas DTPHP juga melakukan pemeriksaan dokumen kesehatan hewan dari para peternak dan pedagang. Mereka yang belum melengkapi surat-surat seperti sertifikat karantina dari daerah asal hewan, diimbau untuk segera melengkapinya.

“Kami terus mengimbau para penjual, khususnya yang mendatangkan hewan dari luar daerah, untuk memastikan kelengkapan dokumen kesehatan. Ini penting untuk menjamin keamanan konsumen,” tambahnya.

Berdasarkan data sementara, jumlah sapi kurban yang sudah masuk ke Kabupaten Berau tercatat sebanyak 1.086 ekor. Sedangkan jumlah kambing yang tersedia baru sekitar 275 ekor.

Data penjualan hewan kurban tahun ini diperkirakan lebih banyak dari tahun lalu. Pada 2024 1.655 ekor sapi dan 803 ekor kambing. 

Junaidi menyebut, hewan kurban yang beredar di Berau berasal dari berbagai daerah. Antara lain dari lokal Berau, Provinsi Kalimantan Utara, Samarinda, hingga dari Pulau Sulawsi.

Saat ini, tercatat ada 78 peternak yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Berau yang menjadi penyuplai hewan kurban. 

Baca Juga: Jalan Poros KM 28 Balikpapan-Samarinda akan Dibenahi BBPJN Kaltim, Masih Menunggu Uji Geoteknik dan Surat Bencana Alam

Ia menegaskan, seluruh hewan yang lolos pemeriksaan akan diberikan keterangan sehat dari DTPHP Berau. Hal ini untuk memberi jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang mereka beli benar-benar aman dan layak dikonsumsi.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat. Selain itu, ini juga bagian dari upaya menjaga keamanan pangan selama perayaan Iduladha,” tegasnya. (aja/far)

Editor : Faroq Zamzami
#berau #hewan kurban #dpthp #iduladha