PROKAL.CO, BIATAN – Pengembangan kawasan wisata Air Panas Asin Pemapak di Kampung Biatan Bapinang baru terealisasi sekitar 50 persen dari masterplan yang disusun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.
Kabid Pengembangan Destinasi Wisata, Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, melalui Staf Bidang Pengembangan Pariwisata, Andi Nursyamsi, mengatakan kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi masih menjadi kendala.
Pihaknya telah beberapa kali melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau.
“Kami beberapa kali rapat dengan DPUPR, saya belum tahu apakah masuk dalam anggaran perbaikan jalan tahun ini atau tidak,” ucapnya.
Di sisi lain, pembangunan sarana dan prasarana di lokasi air panas terus digenjot.
“Tahun ini insyaallah akan dibenahi sungai air dinginnya. Kolam buatan juga akan ditambah satu lagi,” lanjutnya.
Selain menambah fasilitas kolam, pihaknya juga akan membangun jalur keluar yang terpisah dari pintu masuk.
Sedangkan bagi pengunjung berkebutuhan khusus, tetap akan disediakan akses keluar dari pintu masuk yang sama.
Dari segi kunjungan, diakuinya objek wisata Air Panas Asin Pemapak menunjukkan tren positif. Setiap akhir pekan dan hari libur, jumlah pengunjung selalu membludak.
Daya tarik wisata ini tidak hanya berasal dari kolam air panasnya, tapi juga karena keunikan airnya yang terasa asin, serta perpaduan suasana alami di tengah hutan yang masih asri.
Dirinya berharap, pembangunan yang terus berjalan ini bisa dibarengi dengan perhatian terhadap akses jalan dan sarana pendukung lainnya. (aja/far)