Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Aksi Tidak Terpuji Wahyudi Hamisi saat Tendang Kepala Bruno Moreira yang sedang Terbaring Kesakitan

Edy Pramana • Senin, 4 Maret 2024 - 14:57 WIB
Momen ketika kaki Wahyudi Hamisi mengenai kepala Bruno Moreira. (Instagram pengamatsepakbola)
Momen ketika kaki Wahyudi Hamisi mengenai kepala Bruno Moreira. (Instagram pengamatsepakbola)

 Persebaya Surabaya meraih kemenangan 2-1 saat menjau PSS Sleman, Minggu (3/3) sore WIB. Gol cepat Muhammad Iqbal pada detik ke-13 dan gol dari Bruno Moreira pada menit ke-30 hanya bisa dibalas 1 gol oleh Esteban Vizcarra pada menit 47.

 

Selain gol cepat dari Iqbal pada detik ke-13, sorotan laga tersebut tertuju pada Wahyudi Hamisi, gelandang PSS Sleman. Pasalnya, aksinya saat laga memasuki menit ke-16 membuat pertandingan sempat terhenti dan menimbulkan friksi di lapangan.

Dalam potongan video pertandingan yang diunggah akun Instagram pengamatsepakbola, Wahyudi Hamisi melakukan aksi berbahaya setelah tendangan kaki kanannya mengenai kepala Bruno Moreira. Saat itu, Bruno Moreira terjatuh dan bola dikuasai rekannya, Ripal Wahyudi. Hamisi mencoba merebut bola yang berada di penguasaan Ripal. Kaki kanannya mengenai bola, namun juga mengenai kepala Bruno Moreira yang masih terjatuh.

Seketika itu, Bruno Moreira langsung marah, berdiri, dan mendorong Hamisi. Hal itu lantas memicu keributan di atas lapangan antarpemain kedua tim. Wasit Ginanjar Rahman Latief lantas sigap meredakan aksi ribut tersebut. Dan, Hamisi dihadiahi kartu kuning. 

Warganet menyoroti aksi Hamisi tersebut. Reaksi beragam dituliskan di kolom komentar pengamatsepakbola. Beberapa dari warganet bahkan mengingatkan pelanggaran Hamisi yang menyebabkan pesepak bola asal Argentina, Robertino Pugliara, mengalami cedera parah berupa patah kaki. Pugliara selama berkiprah di Indonesia pernah memperkuat Persebaya Surabaya.

Kala itu, pada 13 Oktober 2018, Robertino yang memperkuat Persebaya ditekel secara brutal oleh Wahyudi Hamisi yang memperkuat Borneo FC. Robertino mengalami patah tulang betis kiri dan robek pada ligamen engkel. Akibat cedera itu, harapan Robertino memperkuat Persebaya lebih lama harus kandas.

Terlepas dari insiden di laga Persebaya vs PSS, pelatih Paul Munster senang para pemainnya bisa mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. "Persebaya bermain bagus di babak pertama meski banyak peluang terbuang yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi gol. Saat babak kedua, PSS melakukan beberapa perubahan yang membuat mereka lebih agresif dan dalam situasi itu Persebaya harus memperkuat pertahanan," ujar Munster.

Dia juga memuji Iqbal yang mencetak gol cepat pada detik ke-13. "Gol Iqbal sangat bagus dan saya juga kaget dengan gol cepatnya. Namun, itu murni kemampuan dari Iqbal karena saat lawan Persita dia juga melakukan hal yang sama dengan menendang dari jarak jauh dan nyaris membuahkan gol, namun hari ini yang bisa berhasil," pungkas Munster.

Editor : Indra Zakaria
#liga 1