Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Degradasi Membayangi, Bhayangkara FC di Ujung Tanduk, Arema FC, PSS, dan Persita Dag-dig-dug

Indra Zakaria • Sabtu, 13 April 2024 - 18:23 WIB
Bhayangkara Presisi FC
Bhayangkara Presisi FC

 

SURABAYA – Final. Itulah status empat laga terakhir Liga 1 2023–2024 bagi Arema FC. Kalah atau imbang di salah satu laga tersebut, ancaman degradasi makin besar bagi Singo Edan. Manajer Arema FC Wiebie Dwi Andriyas sadar betul akan bahaya tersebut. Dia menegaskan kemenangan sudah tidak bisa ditawar lagi bagi timnya. ’’Dengan waktu persiapan yang mepet ini, saya harap pemain mengerti. Bisa latihan sendiri di rumah saat libur Lebaran,’’ harapnya.

Namun, Wiebie enggan memikirkan empat laga sekaligus. Fokus utamanya saat ini adalah pertandingan melawan PSS Sleman pada 15 April lusa. Jika berhasil menang, Dendi Santoso dkk setidaknya bisa memperbesar kans bertahan di Liga 1.

Apalagi Arema FC dan PSS hanya selisih satu poin. Arema FC di peringkat ke-16 (zona degradasi), sedangkan PSS berada di posisi ke-14. Tambahan tiga poin setidaknya bisa membuat posisi Arema FC menjauh dari zona degradasi. ’’Lawan Sleman ini istilahnya laga hidup dan mati. Saya harap pemain bisa all-out,’’ ucapnya.

Sementara itu, PSS sampai saat ini belum ikhlas melepas striker mudanya, Hokky Caraka, ke Indonesia U-23. Pelatih PSS Risto Vidakovic mengatakan bahwa pemanggilan tersebut sangat merugikan timnya yang akan menjalani laga-laga menentukan.

Tapi, dia tidak bisa berbuat banyak. Risto harus putar otak dengan skuad yang ada saat ini. ’’Saat ini tim berjuang dalam beberapa pertandingan yang sangat penting. Kami memiliki dua pertandingan kandang dan wajib mendapatkan tiga poin,’’ tegasnya.

Dari Tangerang, Persita yang duduk satu tingkat di atas Arema dengan poin sama melakukan perubahan untuk posisi pelatih kepala. Divaldo Alves telah dicopot setelah Pendekar Cisadane –julukan Persita– takluk 1-4 oleh rival sekota, Dewa United FC. Sebagai pengganti, manajemen Persita memutuskan ’’rujuk’’ dengan Luis Edmundo Duran.

Luis bukanlah sosok asing untuk Persita. Sebelumnya kedua pihak pernah bekerja sama. Tepatnya pada Februari hingga September 2023. Saat itu pelatih asal Cile tersebut menangani Pendekar Cisadane untuk 20 pertandingan di Liga 1 2022–2023 dan Liga 1 2023–2024. Hasilnya, Persita meraih 7 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 10 kali kalah.

Nah, kini Luis ditunjuk untuk menangani Persita hingga akhir musim. Ada empat pertandingan sisa yang akan dijalani Persita. Yakni melawan Persib Bandung, Persik Kediri, Persis Solo, dan Bali United.

Luis pun langsung bekerja setelah ditunjuk pada pekan lalu. Dalam sepekan, dia fokus mengasah dan meningkatkan intensitas permainan Persita selama sesi latihan. ’’Dengan empat laga sisa yang sangat krusial dan untuk bisa menang pertandingan ini, maka intensitas bermain secara fisik dan mental akan sangat penting,’’ ujarnya.

Menurut Luis, para pemain harus percaya dengan kondisi dan kemampuan mereka. Muhammad Toha dan kolega pun disebut olehnya sangat termotivasi di setiap latihan dan taktik yang dikerjakan.

Selain itu, dengan posisi di dekat zona degradasi, Persita sepakat untuk terus berlatih dan memangkas libur Lebaran. ’’Tentu saya sangat optimistis, walau kami akan menghadapi empat tim kuat. Saya percaya dengan pekerjaan para pelatih dan juga pemain untuk menjadi satu unit dan bisa menyelamatkan Persita di akhir musim,’’ jelasnya.

Sementara itu, Bhayangkara Presisi Indonesia FC dalam kondisi kritis. Dalam empat laga sisa yang dimiliki, seri sekali saja dipastikan mereka terjerumus ke jurang degradasi.

The Guardian saat ini terjerat di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 20 poin dari 30 laga. Terpaut 11 angka dengan tim peringkat ke-15 Persita Tangerang.

Pun demikian, Emral Abus selaku karteker Bhayangkara masih percaya diri timnya lolos dari jerat degradasi. ’’Kami terus bertekad untuk tidak terdegradasi. Karena masih mungkin kita bisa selamat jika kami mampu memenangi semua sisa pertandingan,’’ katanya.(rid/drw/c17/ali/jpg/er/k16)

Editor : Indra Zakaria
#bhayangkara fc #liga 1