Setelah menang tipis 01- dari Myanmar, ujian selanjutnya para darah muda Indonesia adalah melawan Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis pukul 21.00 Wita. Ini menjadi pertandingan kandang pertama Indonesia di ASEAN Cup 2024.
Jika berhasil mengamankan tiga poin pada pertandingan menghadapi Laos, kemenangan itu akan menjadi modal penting bagi Indonesia yang selanjutnya akan melakoni partai berat kontra Vietnam di Hanoi, Minggu (15/12) mendatang.
Stadion yang menjadi kandang Persis Solo ini memiliki memori baik kala tim Garuda memilih stadion ini sebagai kandangnya. Lebih dari setahun yang lalu, Stadion Manahan menjadi saksi tim Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-23 2024 ketika memenangi dua laga kualifikasi melawan China Taipei dan Turkmenistan dengan kemenangan 9-0 dan 2-0.
Stadion yang dibuka pada 21 Februari 1998 ini menjadi pijakan awal langkah Garuda Muda yang kemudian melesat jauh di Piala Asia U-23 2024 setelah menjadi semifinalis.
Marselino Ferdinan, salah satu bintang Garuda Muda di kualifikasi Piala Asia U-23 dengan dua gol dan satu asisnya, mengatakan bermain di kandang membuat timnya terpicu menampilkan permainan lebih baik.
Marselino mengemban peran besar di ASEAN Cup 2024. Di usianya yang masih 20 tahun, ia bertanggung jawab memimpin skuad muda Garuda yang diturunkan di turnamen level Asia Tenggara ini. Dia meyakinkan penggemar bahwa para pemain akan memaksimalkan semua kemampuannya dan dukungan dari penonton menjadi motivasi bagi mereka.
"Termasuk pemain muda seperti saya dan yang lain, kami akan berusaha sebaik mungkin," Marselino. Tak ada beban sama sekali di pundak Marselino, pemain yang dikenal berbakat karena selalu bermain dengan penuh kepercayaan diri itu.
Bebannya juga tidak terlalu banyak di skuad ini karena ada tiga pemain lainnya yang dapat membantunya menularkan ilmu kepada para pemain-pemain belia. Selain Marselino yang mencatatkan 30 caps untuk tim senior, tiga pemain lainnya memiliki pengalaman serupa dengan mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut. Dia adalah Rafael Struick dengan 19 caps, Asnawi Mangkualam dengan 45 caps, dan Pratama Arhan dengan caps terbanyak yaitu 47 caps. Kata Marselino, bermain di kandang menjadi motivasi berlipat ganda untuk menghadirkan kemenangan kedua Indonesia di ASEAN Cup 2024. Selain itu, kemenangan nanti juga menegaskan dominasi Indonesia atas Laos yang sudah meraih enam kemenangan dan sekali imbang dari tujuh kali pertemuan di turnamen yang dulunya bernama Piala AFF ini. Skor agregatnya dari tujuh pertemuan ini adalah 32-6 untuk Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta dukungan penuh dari suporter jelang pertandingan kedua Grup B Piala AFF 2024 antara Timnas Indonesia melawan Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis malam. Shin mengakui mengakui bahwa para pemainnya masih kelelahan usai kemenangan 1-0 atas Myanmar di pertandingan pertama, meski demikian, ia memastikan tim akan berusaha memberikan yang terbaik demi hasil maksimal melawan Laos.
Pelatih berusia 54 tahun itu juga menyoroti usia muda skuad Garuda yang rata-rata berusia 20 tahun, dengan waktu latihan yang sangat singkat, ia pun berharap para suporter dapat memberikan semangat dan energi kepada para pemain agar mampu tampil lebih percaya diri.
"Ini pertandingan pertama di home kita, dan kemarin di pertandingan awal versus Myanmar kami datang dan menang dengan skor satu kosong. Tetap pemain saat ini sangat lelah dan capek, tetapi kami harus berusaha semaksimal mungkin agar lebih baik lagi melawan Laos," ungkap Shin.
"Melawan Laos nanti, walaupun latihan hanya satu hari saja, mungkin seperti yang diketahui, skuad kita rata-rata umurnya 20-an. Jadi, saya ingin minta kepada para fans sepakbola Indonesia agar bisa memberikan dukungan penuh untuk pemain-pemain muda bisa berkembang lebih jauh daripada sekarang," pungkasnya.(*)
Editor : Indra Zakaria