TERNATE – Kekalahan tipis Borneo FC dari Malut United dalam laga tunda pekan ke-8 Liga 1, Minggu (28/12/2025), menyisakan buntut panjang. Pelatih Pesut Etam, Fabio Lefundes, terang-terangan meluapkan amarahnya terkait kepemimpinan wasit yang dinilai merugikan timnya.
Dalam sesi konferensi pers usai laga, pelatih asal Brasil tersebut tampak emosional. Menggunakan bahasa Inggris dengan nada meledak-ledak, Lefundes menegaskan bahwa timnya tidak mendapatkan keadilan di atas lapangan.
Fokus kekecewaan Lefundes tertuju pada wasit Nendi Rohaendi. Meski ia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya, Lefundes merasa kendali pertandingan lepas dari tangan sang pengadil, terutama pada momen-momen krusial.
Puncaknya adalah proses terjadinya gol ketiga Malut United yang memastikan kemenangan tuan rumah. Menurut Lefundes, ada pelanggaran jelas yang terjadi sebelum gol tersebut tercipta, namun diabaikan oleh wasit.
"Gol itu diawali dengan sebuah pelanggaran. Ada teknologi VAR di sana untuk menganalisis rekaman, tetapi keputusan akhir tetap ada di tangan wasit. Kami pantas mendapatkan pertandingan yang adil!" tegas Lefundes.
Ketegangan berlanjut hingga peluit panjang dibunyikan. Lefundes bahkan menghampiri wasit secara langsung di lapangan untuk meminta penjelasan. Namun, jawaban yang diterima justru semakin membuatnya gusar. Argumen wasit mengatakan pertandingan berjalan baik karena minim kartu yang keluar.
Sementara respon Lefundes, "Bukan seperti itu. Jika ada pelanggaran keras, sangat layak untuk dikeluarkan kartu. Wasit kehilangan kendali menjelang akhir laga," ucapnya ketus.
Secara teknis, Borneo FC sebenarnya tampil dominan dan sempat unggul dua kali. Namun, kelengahan di menit-menit akhir membuat mereka terbunuh di masa injury time.
Lefundes mengakui ada kesalahan koordinasi di lini pertahanan, namun ia merasa faktor non-teknis (kepemimpinan wasit) menjadi penghambat besar bagi timnya untuk tetap kokoh di papan atas.
"Kami bermain cukup baik dan punya banyak peluang. Tapi kami melakukan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi jika ingin tetap bersaing di perebutan juara," pungkasnya.
Kekalahan ini memaksa Borneo FC gagal mengamankan posisi puncak klasemen, sementara Malut United sukses mengamankan poin penuh di hadapan pendukungnya sendiri. (rz/upi)
Editor : Indra Zakaria