Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Arsenal vs Bayern Munchen, Momen Memutus Serial 1-5

Indra Zakaria • Rabu, 10 April 2024 - 01:45 WIB

 

Arsenal hajar Newcastle United dan terus menempel pimpinan klasemen Liverpool.
Arsenal hajar Newcastle United dan terus menempel pimpinan klasemen Liverpool.

LONDON – Saat Arsenal dipertemukan dengan Bayern Munchen dalam undian perempat final Liga Champions, muncul satu pertanyaan yang menarik. Apakah serial kekalahan 1-5 Arsenal kontra Bayern akan berlanjut pada era Mikel Arteta?

Dalam tiga kekalahan 1-5 sebelumnya, sekali terjadi pada babak 16 besar musim 2015–2016 dan dua lainnya secara back-to-back pada babak 16 besar musim berikutnya (2016–2017).

Menilik kondisi terkini kedua tim, Arteta bisa mengakhiri serial kekalahan 1-5 itu dalam duel di Stadion Emirates, London, dini hari nanti (siaran langsung Champions TV 2/Vidio pukul 02.00 WIB).

Saat ini Arsenal merupakan pemuncak klasemen Premier League. The Gunners –sebutan Arsenal– mengungguli Liverpool FC yang tertahan 2-2 di kandang Manchester United (8/4) dengan keunggulan diferensiasi gol. Arsenal surplus 51 gol, sedangkan LFC surplus 42 gol.

Sepanjang tahun ini, Martin Odegaard dkk juga menang 10 kali dan sekali seri dalam 11 matchweek Premier League. Bandingkan dengan Bayern yang mencatat 7 kali menang, 5 kali kalah, dan 1 kali seri dalam 13 spieltag Bundesliga. Dua kekalahan terjadi dalam dua spieltag terakhir.

Meski begitu, Odegaard tidak mau terlena. ”Jika Anda melihat mereka (Bayern) secara keseluruhan, maka Anda akan mengetahui seberapa hebat kualitas mereka,” kata kapten sekaligus gelandang serang Arsenal itu di laman resmi klub.

”Ini bakal jadi laga yang sulit, tapi kami akan siap untuk itu,’’ sambung bintang timnas Norwegia tersebut.

Bagi Bayern, membobol gawang Arsenal saat ini akan sangat sulit. Dalam empat laga terakhir, kiper Arsenal David Raya berhasil menorehkan nirbobol. Bahkan, belum ada satu pun tim yang mampu mencetak gol di Stadion Emirates dalam Liga Champions musim ini. ’’Musim-musim yang buruk selalu memberi pelajaran yang berharga bagi kami. Di musim ini, kami sudah semakin merasa nyaman. Aku merasa tim ini sudah lebih baik lagi,’’ sahut wide attacker Arsenal Bukayo Saka kepada Daily Mail.             

Der trainer Bayern Thomas Tuchel sejatinya punya pengalaman menghadapi Arsenal semasa masih menangani Chelsea (2021–2022). Hanya, statistik Si Profesor –julukan Tuchel– tidak bagus alias hanya sekali menang dan dua kali kalah. ’’Kami tidak boleh lagi memulai laga dengan lambat,’’ ucap Tuchel tentang laga lawan Arsenal berkaca dari kekalahan 2-3 di kandang FC Heidenheim dalam ajang Bundesliga (6/4) seperti dikutip Kicker. (ren/c17/dns)

Editor : Indra Zakaria
#bayern munchen #arsenal