Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

PSSI Resmi Umumkan Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Kluivert: Saya Langsung Semangat

Indra Zakaria • Kamis, 9 Januari 2025 - 05:13 WIB
Patrick Kluivert resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, membawa harapan baru bagi sepak bola Tanah Air. (Instagram PSSI)
Patrick Kluivert resmi diumumkan sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, membawa harapan baru bagi sepak bola Tanah Air. (Instagram PSSI)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan Patrick Kluivert sebagai sosok yang menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia melalui laman resmi PSSI, Rabu sore.

PSSI juga mengumumkan Kluivert sebagai pelatih anyar tim Garuda melalui unggahan akun Instagram resmi timnas Indonesia. Dalam unggahan itu, PSSI mengenalkan Kluivert melalui sebuah video ketika pelatih yang kini berusia 48 tahun itu, masih beraksi sebagai pemain Ajax Amsterdam, FC Barcelona, dan timnas Belanda.

Satu-satunya klip video ketika menjadi pelatih adalah saat Kluivert menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di timnas Belanda yang ia emban mulai Agustus 2012 sampai Juli 2014 atau setelah berakhirnya Piala Dunia 2014 di Brasil ketika Oranye finis di posisi ketiga.

Sebelumnya, desas-desus Kluivert menjadi pelatih anyar Indonesia sudah dicium publik setelah Ketua Umum PSSI mengumumkan Shin Tae-yong resmi tak melatih Indonesia pada Senin (6/1).

Baca Juga: PSSI Tegaskan Patrick Kluivert Bersih dari Kasus Judi dan Hutang Rp 16 Miliar

Saat itu, nama Kluivert tak dielak Erick ketika disinggung apakah pria kelahiran Amsterdam tersebut menjadi salah satu dari tiga kandidat pelatih Indonesia. Kluivert akan dikontrak dua tahun dari 2025 sampai 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak, dengan target terdekat yaitu membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Ia akan dibantu dua asisten pelatih asal Belanda, yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain dua nama itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatih.

Kluivert bukan nama asing di dunia sepak bola karena pria yang kini berusia 48 tahun itu adalah legenda timnas Belanda yang pernah bermain di klub-klub besar, seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, dan FC Barcelona.

Ia pernah memenangi Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama Ajax, serta pernah menjuarai Liga Spanyol bersama Barcelona. Sebagai striker, ia mengoleksi 206 gol dari 480 pertandingan selama kariernya. Jumlah ini tak termasuk 40 golnya bersama timnas Belanda, dengan satu kali gelar top skor di Euro 2000 dengan lima gol saat mengantarkan negaranya sampai semifinal.

Adapun, karier kepelatihan ayah dari pemain AFC Bournemouth Justin Kluivert itu banyak berkutat sebagai asisten pelatih. Sementara sebagai pelatih, Kluivert hanya menukangi dua tim semenjak dia pensiun pada 2008 bersama LOSC Lille, itu pun paling lama tak lebih dari 1,5 tahun. Dua tim itu adalah timnas Curacao (Maret 2015 - Juni 2016, Mei 2021 - Oktober 2021) dan klub Turki Adana Demirspor (Juli 2023 - Desember 2023).

Statistik selama dua periode bersama Curacao adalah empat kemenangan, empat seri, dan enam kekalahan dari 14 pertandingan, sedangkan bersama Adana Demirspor adalah delapan kemenangan, enam seri, dan enam kekalahan dari 20 pertandingan.

Kluivert rencananya akan tiba di Indonesia pada Sabtu (11/1) dan akan dikenalkan ke publik pada keesokan harinya, Minggu (12/1). Debutnya melatih Indonesia adalah dua laga putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain pada 20 dan 25 Maret mendatang.

TAK PIKIR PANJANG

Pelatih baru timnas Indonesia Patrick Kluivert mengatakan dirinya tak berpikir dua kali saat ditawari pekerjaan menjadi pelatih tim Garuda.

Kluivert mengatakan hal ini karena Indonesia menurutnya memiliki potensi besar di dunia sepak bola dengan masyarakatnya yang sangat tergila-gila dengan dunia si kulit bundar.

“Saya sebenarnya langsung semangat, karena potensinya sangat besar. Indonesia negara dengan jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa, banyak yang tergila-gila pada sepak bola,” kata Kluivert, dalam wawancara bersama media Belanda De Telegraaf, yang dikutip Rabu.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengatakan memilih Kluivert sebagai pengganti Shin Tae-yong karena pelatih yang kini berusia 48 tahun itu mempunyai nama besar di dunia sepak bola sebagai pemain.

Baca juga: Kluivert sudah berkomunikasi dengan Erick sejak bertemu di Piala Asia

 

Kluivert merupakan legenda timnas Belanda yang pernah bermain di klub-klub besar, seperti Ajax Amsterdam, AC Milan, dan FC Barcelona.

Ia pernah memenangi Liga Champions dan Piala Super Eropa bersama Ajax, serta pernah menjuarai Liga Spanyol bersama Barcelona. Sebagai striker, ia mengoleksi 206 gol dari 480 pertandingan selama kariernya.

Jumlah ini tak termasuk 40 golnya bersama timnas Belanda, dengan satu kali gelar top skor di Euro 2000 dengan lima gol saat mengantarkan negaranya sampai semifinal.

Ketika ditanya faktor apa yang membuat Indonesia tertarik kepadanya, Kluivert mengiyakan alasan dirinya ditunjuk karena memiliki nama besar. Ia menambahkan, mungkin saja faktor lain yang membuat Indonesia datang kepadanya adalah pengalamannya menjadi asisten pelatih, direktur teknik, hingga pelatih beberapa tim setelah pensiun pada 2008.

 “Saya memahaminya melalui kombinasi pengalaman saya di sepak bola global, semangat saya, dan kualitas kepemimpinan saya,” kata pria kelahiran Amsterdam tersebut.

“Namun juga karena pengalaman saya bersama tim nasional Curacao dan Kamerun dan sebagai direktur olahraga PSG dan kepala pendidikan FC Barcelona,” tambah dia.

Kluivert akan dikontrak dua tahun dari 2025 sampai 2027 dengan opsi perpanjangan kontrak, dengan target terdekat yaitu membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Ia akan dibantu dua asisten pelatih asal Belanda, yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Selain dua nama itu, akan ada dua pelatih lokal Indonesia yang menjadi asisten pelatihnya menghadapi empat laga sisa di putaran ketiga babak kualifikasi.

"Kami ingin lolos ke Piala Dunia. Tidak mudah berada di grup bersama Jepang, Australia, China, Arab Saudi, dan Bahrain, tapi empat pertandingan sebelum akhir kami punya tempat di tangan kami sendiri,” ujar dia. “Kami berada di peringkat ketiga dan harus lolos ke Piala Dunia. finis di dua besar untuk mendapat tiket langsung. Nomor 3 dan 4 masih berpeluang,” tutup dia. (*)

Editor : Indra Zakaria
#patrick kluivert