NAPLES – Bintang sepak bola Nigeria, Victor Osimhen, membuktikan bahwa pahlawan tidak hanya lahir di atas lapangan hijau. Terinspirasi oleh aksi sosial Sadio Mané di Senegal, striker haus gol ini mengumumkan misi ambisius untuk mengubah wajah bantuan kemanusiaan di seluruh benua Afrika.
Namun, berbeda dengan Mané yang fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, Osimhen memilih jalan yang sangat spesifik: membantu para penyandang disabilitas mendapatkan kembali kemandirian mereka.
Melampaui Inspirasi Sadio Mané
Osimhen secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap apa yang telah dilakukan Mané untuk masyarakat Senegal. Namun, ia merasa terpanggil untuk mengisi celah yang sering terabaikan.
"Saya terinspirasi oleh Sadio Mané. Tetapi saya memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengannya," ujar Osimhen dalam pernyataan resminya. "Dia membangun infrastruktur untuk masyarakat Senegal. Itu luar biasa. Namun bagi saya, saya ingin membantu penyandang disabilitas dan orang-orang dengan keterbatasan di seluruh Afrika."
"Kami Ingin Mereka Merasa Setara"
Visi Osimhen bukan sekadar janji manis. Saat ini, ia tengah dalam proses membuka kantor pusat di Afrika yang akan berfungsi sebagai pusat rehabilitasi dan penyediaan alat bantu bagi mereka yang membutuhkan.
Fokus utamanya adalah menyediakan prostetik atau alat bantu gerak bagi warga Afrika yang kehilangan anggota tubuh agar mereka bisa kembali beraktivitas secara normal.
"Jika Anda tidak memiliki kaki, kami akan membuatkan kaki baru untuk Anda. Jika itu lengan, kami akan membuatkan lengan baru untuk Anda," tegasnya dengan penuh keyakinan. "Kami ingin mereka merasa setara dengan semua orang. Kami bekerja untuk Afrika."
Bagi Osimhen, kesuksesan yang ia raih di Eropa hanyalah sarana untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi tanah kelahirannya. Ia menekankan bahwa misi ini bersifat berkelanjutan dan akan terus diupayakan selama ia mampu.
"Saya akan selalu melakukan yang terbaik untuk membantu di mana pun saya bisa," tambah pemain yang dikenal dengan masker pelindung wajahnya tersebut.
Langkah Osimhen ini menambah daftar panjang pesepakbola Afrika yang menggunakan kekayaan dan pengaruh mereka untuk memerangi kemiskinan dan keterbatasan fisik di benua tersebut. Dengan rencana pembukaan kantor pusat bantuan ini, harapan baru bagi ribuan penyandang disabilitas di Afrika kini mulai tampak di ufuk timur.(*)
Editor : Indra Zakaria