BALIKPAPAN – Puncak libur Natal 2025 memicu lonjakan signifikan volume kendaraan di Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN). Pada Kamis (25/12/2025), tercatat sebanyak 10.323 kendaraan Golongan I melintasi ruas tol tersebut, angka yang menunjukkan peningkatan tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengonfirmasi bahwa kepadatan mulai terlihat sejak pagi hari dan sempat memicu antrean di beberapa titik krusial.
Antrean kendaraan mulai terbentuk sejak pukul 06.00 WITA, terutama pada arus dari arah Balikpapan menuju kawasan IKN dan Penajam Paser Utara (PPU). Beberapa titik yang menjadi fokus perlambatan arus meliputi Gerbang Tol Manggar dan akses masuk jalur fungsional Tol IKN.
Selain faktor liburan keluarga, lonjakan ini juga dipicu oleh mobilisasi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh menuju Martapura, Kalimantan Selatan, untuk menghadiri agenda tahunan Haul Guru Sekumpul.
Peningkatan volume kendaraan terpantau konsisten meningkat. BBPJN Kaltim juga mencatat Data Lalu Lintas Harian (LHR) Tol IKN (20–25 Desember 2025)
20 Desember 2025: 2.833 kendaraan
21 Desember 2025: 4.836 kendaraan
22 Desember 2025: 3.079 kendaraan
23 Desember 2025: 3.916 kendaraan
24 Desember 2025: 5.507 kendaraan
25 Desember 2025: 10.323 kendaraan
Lonjakan pada Hari Natal tercatat sebagai yang tertinggi selama periode Nataru, sekaligus menjadi pemicu kemacetan akibat lonjakan volume arus kendaraan.
Meski terjadi lonjakan tajam, Yudi Hardiana memastikan situasi di lapangan tetap terkendali. Jalur fungsional Tol IKN saat ini masih dioperasikan secara terbatas untuk menjaga aspek keselamatan.
"Alhamdulillah lancar, meski volume kendaraan meningkat signifikan. Jalur fungsional dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA dengan mempertimbangkan faktor keamanan pengguna jalan," ujar Yudi.
Menghadapi arus balik dan persiapan libur Tahun Baru 2026, BBPJN Kaltim memberikan beberapa poin imbauan bagi pengendara, diantaranya atur waktu perjalanan. Hindari jam-jam sibuk pagi hari untuk meminimalisir terjebak antrean.
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki jalur tol fungsional dan patuhi petugas. Mengingat jalur masih bersifat fungsional, kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas sangat krusial.
Pihak berwenang memprediksi arus lalu lintas akan tetap tinggi hingga akhir Desember, seiring dengan pergerakan pemudik dan wisatawan menuju Kalimantan Selatan. (*)
Editor : Indra Zakaria