Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

90 Ribu Kendaraan Padati Tol IKN Selama Libur Nataru, Jalur Kembali Ditutup untuk Evaluasi Teknis

Redaksi Prokal • 2026-01-07 09:45:00
Kendaraan yang masuk tol IKN.
Kendaraan yang masuk tol IKN.

 

BALIKPAPAN – Geliat mobilitas masyarakat menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatatkan angka yang cukup fantastis selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Tercatat sekitar 90 ribu kendaraan telah menjajal jalur bebas hambatan sepanjang 50,2 kilometer tersebut selama masa pembukaan secara terbatas, sebelum akhirnya otoritas terkait resmi menutup kembali operasional fungsional jalur tersebut pada Minggu malam kemarin.

Langkah penutupan ini dilakukan seiring berakhirnya masa libur panjang dan bertujuan untuk memberikan ruang bagi pemerintah dalam melakukan evaluasi teknis serta mematangkan kesiapan lanjutan infrastruktur. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menegaskan bahwa pembukaan sementara ini memang dikhususkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik serta aktivitas keagamaan masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

Selama 16 hari masa pengoperasian yang dimulai sejak 20 Desember 2025, Tol IKN terbukti menjadi urat nadi baru yang sangat diminati. Berdasarkan rincian dari Satuan Kerja Pelaksanaan Pembangunan IKN II, rata-rata harian kendaraan yang melintas mencapai angka 4.000 hingga 5.000 unit. Antusiasme ini dipicu bukan hanya oleh warga yang ingin melihat kawasan inti IKN, tetapi juga oleh para pelancong dan jemaah yang menjadikannya jalur alternatif menuju Kalimantan Selatan, terutama bagi mereka yang hendak menghadiri peringatan keagamaan di Martapura.

Akses strategis yang terhubung langsung melalui Gerbang Tol Manggar dari Tol Balikpapan–Samarinda ini dinilai sukses menjalankan fungsinya tanpa kendala berarti. Meskipun volume kendaraan tergolong sangat tinggi untuk jalur yang masih dalam tahap pengembangan, seluruh rangkaian layanan dilaporkan berjalan lancar dan sesuai dengan standar prosedur keselamatan yang ditetapkan.

Pemerintah kini fokus melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kondisi jalan pasca dilalui puluhan ribu kendaraan tersebut. Evaluasi ini menjadi sangat penting sebagai bahan acuan sebelum Tol IKN nantinya dibuka secara permanen dan penuh untuk publik. Keberhasilan pengoperasian fungsional ini menjadi sinyal positif terhadap kesiapan konektivitas infrastruktur penunjang ibu kota baru di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria