PROKAL.CO, NUSANTARA- Operasional Bandara Internasional Nusantara kini semakin mantap dengan dukungan penuh dari AirNav Indonesia Cabang Balikpapan. Sejak mulai melayani penerbangan pada Juni 2025 lalu, lembaga penyelenggara navigasi penerbangan ini menjamin seluruh pergerakan pesawat di wilayah udara Ibu Kota Nusantara (IKN) berlangsung dengan tingkat keamanan dan presisi tinggi sesuai standar internasional.
General Manager AirNav Indonesia Cabang Balikpapan, Suryadi, menegaskan bahwa pihaknya memegang peran krusial di balik layar setiap aktivitas lepas landas maupun pendaratan. Fokus utama AirNav adalah memastikan alur lalu lintas udara di jantung IKN tetap aman, tertib, dan efisien. Hal ini menjadi sangat penting mengingat posisi bandara tersebut sebagai pintu masuk utama bagi tamu negara dan pelaku ekonomi di ibu kota baru.
Dukungan teknis yang diberikan mencakup pengawasan ketat terhadap operasional menara Air Traffic Control (ATC). Tim ahli dari AirNav terus memonitor setiap detik pergerakan udara guna mencegah hambatan dan memastikan keteraturan jadwal penerbangan. Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin bahwa seluruh prosedur keselamatan penerbangan nasional dan global terpenuhi tanpa kompromi.
Keandalan navigasi ini menjadi modal kuat bagi Bandara Internasional Nusantara yang sedang bertransformasi menjadi bandara komersial penuh. Dengan target penyelesaian total pada tahun 2028, bandara ini berdiri di atas lahan seluas 347 hektare dan dirancang untuk melayani hingga 1,6 juta penumpang per tahun. Fasilitas kelas dunia seperti landasan pacu sepanjang 3.000 meter juga telah disiapkan untuk menyambut pesawat-pesawat berbadan besar.
Hadirnya infrastruktur navigasi yang andal dari AirNav Indonesia tidak hanya memperkuat konektivitas domestik, tetapi juga memposisikan IKN sebagai simpul transportasi udara strategis di masa depan. Sinergi antara fasilitas fisik yang megah dan sistem navigasi yang canggih diharapkan mampu membawa standar transportasi udara Indonesia ke level yang lebih tinggi di mata dunia. (*)
Editor : Indra Zakaria