AMUNTAI - Antusias masyarakat untuk vaksinasi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) begitu tinggi. Bahkan antrean warga yang ingin divaksin mencapai 12.500 orang. Tersebar di 10 kecamatan.
Warga Kelurahan Sungai Malang, Noor antusias hendak divaksin karena mengetahui kabar ini sebagai syarat mendapatkan bantuan langsung tunai untuk pandemi Covid-19. "Harus divaksin. Salah satu syarat dapat bantuan," ucapnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSU, Danu Fotohena menyebut tingkat kesadaran masyarakat untuk vaksinasi sudah semakin tinggi. Apalagi vaksinasi menjadi syarat administrasi untuk perjalanan. Itu membuat peserta vaksin melonjak di HSU. "Antrean 12.500 di sejumlah fasilitas kesehatan yang terdaftar,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin lewat sambungan WhatsApp, Kamis (8/7). Dari total target 164.750 jiwa atau 70 persen dari penduduk HSU, pemberian dosis pertama sudah 11,5 persen. Sedangkan dosis kedua sudah 5,5 persen.
Sayangnya animo warga untuk vaksinasi tidak dibarengi dengan ketersediaan vaksin di lapangan. Stok vaksin di Instalasi Farmasi Dinkes HSU sudah kosong. Hanya ada lima vial vaksin di PKM Sapala, Kecamatan Paminggir. Itu pun sudah disuntikan.
Dari informasi di lapangan, PKM Sungai Malang malah sudah dua hari tidak melakukan pelayanan vaksin karena belum mendapat distribusi vaksin dari Dinkes HSU. "Benar stok vaksin Covid-19 kosong sejak hari ini," kata mantan Kepala PKM Alabio ini.
Danu belum dapat memastikan kapan pasokan vaksin datang. "Bisa besok, bisa hari berikutnya masuk ke Instalasi Farmasi Kabupaten," jawabnya.(mar/dye/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin