Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Potensi Dukungan Ganda Burhan vs Yandi

berry-Beri Mardiansyah • Sabtu, 7 Maret 2020 - 14:22 WIB
CARI DUKUNGAN: Burhanudin (duduk dua dari kiri) Yandi Kamitono (tengah).
CARI DUKUNGAN: Burhanudin (duduk dua dari kiri) Yandi Kamitono (tengah).

KOTABARU - Jalur perseorangan di Kotabaru mendapat perhatian khusus dari warga. Dua pasangan yang sempat satu tim, sekarang saling bersaing.

Dari hasil pemeriksaan jumlah dukungan di KPU sementara, pasangan Burhanudin-Bahruddin memperoleh dukungan sebanyak 22.360 KTP. Sementara pasangan Yandi Kamitono-Agusaputra Wiranto memperoleh 23.545 dukungan. Batas minimal dukungan 22.314.

Namun jumlah dukungan Burhan vs Yandi masih proses verifikasi oleh KPU. Demi menentukan apakah KTP yang mereka bawa memang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan syarat-syarat lainnya.

Setelah itu, KPU pun akan memeriksa ke lapangan. Benarkah ada orangnya yang mendukung itu. Jika ada satu data tidak benar, Burhan maupun Yandi wajib mengganti dua data pendukung.

Masalahnya dua pasangan ini kemungkinan memiliki KTP pendukung yang sama. Jauh sebelum Burhan mendaftar ke KPU, Agusaputra adalah tim suksesnya. KTP Agus pun masuk dalam data pendukung Burhan.

Namun dalam politik semua bisa terjadi. Jelang deadline, Agus membelot. Membentuk poros baru bersama Yandi Kamitono.

Sekadar diketahui, Burhanudin saat ini masih menjabat sebagai Wabup Kotabaru. Wakilnya Bahruddin mantan anggota DPRD Kotabaru. Yandi pengusaha perhotelan di Tanah Bumbu. Agus merupakan aktivis, juga pengusaha kuliner di Kotabaru.

Belum lama tadi, Burhanudin membenarkan jika pasangan Yandi lolos nanti maka akan ada KTP dukungan yang ganda. Agus dimintai tanggapan ini hanya berkomentar pendek. "Kita lihat nanti hasil KPU".

Ketua KPU Kotabaru, Zainal Abidin mengatakan dukungan ganda nanti dikembalikan kepada pemilik KTP bersangkutan. Misalnya dalam data si Udin mendukung keduanya, maka nanti KPU di lapangan akan minta ketegasan. Udin harus memilih salah satu. "Tapi kalau si Udin tidak mau memilih, maka ke dua pasangan dinyatakan sama-sama tidak memiliki data dukungan Udin," ujar Zainal.

Dari data angka dukungan yang diperoleh Radar Banjarmasin di KPU, kedua pasangan itu punya sebaran pendukung di seluruh kecamatan.

Untuk Kecamatan Pulau Laut Utara, Burhan memperoleh dukungan 6.272. Sementara Yandi dapat 9.680. Kecamatan ini sendiri punya DPT sebanyak 64.376. Pulau Laut Utara disebut kunci suara, karena memiliki sekitar 30 persen total DPT dari seluruh kecamatan.

Kemudian, sebaran pendukung Burhan dan Yandi terlihat punya pola berbeda. Pendukung Burhan kuat di daerah pesisir Pulau Laut bagian selatan dan barat. Pesisir ini dihuni banyak warga dari keturunan Sulawesi.

Burhan juga unggul jauh dari Yandi di Pulau Sebuku.

Sementara Yandi terlihat lebih kuat di Kotabaru yang masuk daratan Pulau Kalimantan. Misalnya Kecamatan Kelumpang Hilir dan Sungai Durian.

Dari data itu terlihat, faktor kedekatan emosional berpengaruh terhadap pola sebaran dukungan. Burhan memang dikenal dekat secara emosional dengan warga pesisir Pulau Laut bagian barat dan selatan.
Sementara Yandi sebaliknya, dikenal kedekatan emosionalnya dengan beberapa tokoh penduduk lokal di daratan Kalimantan.

Namun faktor itu mendapat pengecualian di Kecamatan Hampang. Burhan unggul telak data dukungannya di kawasan kaki Pegunungan Meratus ini. Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, jauh sebelum Yandi bergerak, tim Burhan lebih dahulu masuk ke Hampang.

Akankah dua-duanya sama-sama lolos verifikasi, atau malah sama-sama gagal karena banyak yang ganda? Belum lama tadi, Burhan mengatakan hingga sekarang terus mengumpulkan dukungan untuk mengantisipasi jika ada kekurangan.

Sementara itu, politisi senior di Kotabaru yang sudah berkali-kali ikut tim sukses di Pilkada mengatakan kunci kemenangan adalah uang. "Hampir 70 persen pemilih di Kotabaru itu transaksional," bebernya.

Bagaimana faktanya di lapangan? Pada Pileg tadi, bukan rahasia lagi, uang memang memegang peranan penting. Banyak warga Kotabaru saat itu panen. Dari Rp50 sampai Rp500 ribu satu suara.

Bawaslu RI akhir Februari tadi mengeluarkan data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Kotabaru di Kalsel adalah kabupaten yang paling rawan. Di Indonesia peringkatnya ada di urutan 19. Dan urutan ketiga paling rawan di Kalimantan.

"IKP sebagai langkah antisipasi bukan mengharapkan agar terjadi kekisruhan atau konflik," kata anggota Bawaslu RI Moch Afifuddin saat peluncuran IKP Pilkada Serentak 2020 di Jakarta, Selasa (25/2) tadi. (zal/yn/dye)

================

 

DPT Kotabaru 2019

 

Pulau Laut Utara 64.376
Pulau Laut Timur 10.268
Pulau Sebuku 5.160
Pulau Laut Barat 6.614
Pulau Laut Kepulauan 8.232
Pulau Laut Selatan 6.385
Pulau Laut Tanjung Selayar 6.855
Pulau Laut Tengah 7.457
Pulau Sembilan 4.145
Pamukan Barat 5.994
Pamukan Selatan 8.869
Pamukan Utara 12.302
Sampanahan 7.622
Sungai Durian 8.150
Hampang 8.318
Kelumpang Barat 4.744
Kelumpang Hilir 15.648
Kelumpang Hulu 12.259
Kelumpang Selatan 7.451
Kelumpang Tengah 8.257
Kelumpang Utara 4.031
Jumlah 223.136

 

Jumlah Dukungan Burhanudin-Bahruddin

 

Pulau Laut Utara 6.272
Pulau Laut Timur 634
Pulau Sebuku 514
Pulau Laut Barat 1.513
Pulau Laut Kepulauan 2.496
Pulau Laut Selatan 1.499
Pulau Laut Tanjung Selayar 2.259
Pulau Laut Tengah 1.356
Pulau Sembilan 470
Pamukan Barat 51
Pamukan Selatan 134
Pamukan Utara 102
Sampanahan 506
Sungai Durian 17
Hampang 1.554
Kelumpang Barat 173
Kelumpang Hilir 821
Kelumpang Hulu 1.038
Kelumpang Selatan 644
Kelumpang Tengah 69
Kelumpang Utara 229
Jumlah 22.360

 

Jumlah Dukungan Yandi Kamitono-Agusaputra Wiranto

 

Pulau Laut Utara 9.680
Pulau Laut Timur 1.032
Pulau Sebuku 296
Pulau Laut Barat 823
Pulau Laut Kepulauan 633
Pulau Laut Selatan 803
Pulau Laut Tanjung Selayar 1.279
Pulau Laut Tengah 796
Pulau Sembilan 385
Pamukan Barat 658
Pamukan Selatan 551
Pamukan Utara 526
Sampanahan 498
Sungai Durian 355
Hampang 796
Kelumpang Barat 323
Kelumpang Hilir 1.408
Kelumpang Hulu 1.465
Kelumpang Selatan 362
Kelumpang Tengah 590
Kelumpang Utara 286
Jumlah 23.545

 

Sumber: KPU Kotabaru

 

Editor : berry-Beri Mardiansyah
#Pilkada Kotabaru