Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Susahnya Parkir Elektronik di Banjarmasin: Aplikasinya Ribet, Jukirnya Gaptek dan Hape Jadul

izak-Indra Zakaria • Rabu, 29 November 2023 - 21:01 WIB
JUKIR: Juru parkir di kawasan Pasar Belauran, Banjarmasin Tengah.
JUKIR: Juru parkir di kawasan Pasar Belauran, Banjarmasin Tengah.

Penggunaan e-parking atau parkir elektronik di Banjarmasin masih rendah. Dari 90 titik pengguna aplikasi e-Parkir di kota ini, hanya 30 persen yang aktif. "Hanya 27 pengelola yang aktif," kata Kepala Dinas Perhubungan Banjarmasin, Slamet Begjo seusai sosialisasi Perwali Nomor 133 Tahun 2023 tentang Pengelolaan dan Tata Cara Pemungutan Retribusi Pelayanan Parkir, Selasa (28/11).

Kendala yang dihadapi Dishub di lapangan, masih ada juru parkir (jukir) yang gagap teknologi (gaptek). Atau karena jukir hanya memiliki ponsel jadul, bukan smartphone. Kendala juga muncul dari aplikasi yang pengoperasiannya tidak sat-set-sat-set, tidak ringkas. "Perlu waktu yang cukup lama untuk pengoperasiannya, itu juga membuat jukir kesulitan," kata Slamet mengakui. Ruwetnya aplikasi e-parkir itu dibenarkan oleh Zainuddin, jukir di kawasan wisata Siring Pierre Tendean.

"Pakai alat itu saya harus memotret pelat motornya dengan hape, baru keluar kertas parkirnya. Kalau manual kan lebih cepat," keluhnya. Namun, suka tak suka, sebagai jukir ia manut saja. Sesuai perintah pengelola parkir.

"Saya kerja kan ikut orang. Jadi ikuti saja aturannya," tambah Zainuddin. Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor yang membuka sosialisasi Perwali 133/2023 menegaskan, Banjarmasin perlu mendongkrak PAD-nya. Dan salah satu sektor yang diharapkan bisa menyumbang tambahan pendapatan asli daerah adalah retribusi parkir. Guna memotivasi para pengguna e-parkir yang tidak aktif, pemko memberikan reward kepada enam jukir teladan. 

Mereka adalah Hadriansyah, jukir Soto Cak Adul di Jalan Pramuka, juara harapan 3; Muhammad Hariri, jukir Toko Samudra Jaya di Jalan Djok Mentaya, juara harapan 2; dan juara harapan 1, Zainuddin, jukir kantor Dinas Pendidikan Banjarmasin di Jalan Pierre Tendean.

Lalu Junaidi, jukir Bakso Bandara di Jalan Sultan Adam, juara tiga; Ilham, jukir di kawasan Jalan Hasan Basry, juara dua; dan juara pertama adalah adalah Khairul Saleh, jukir di kawasan Jalan Niaga Timur. (*)

 
Editor : izak-Indra Zakaria