KANDANGAN – Luapan banjir yang merendam jalur utama penghubung Nagara dan Kandangan menyebabkan akses transportasi warga terganggu serius pada Minggu (4/1/2026). Genangan air yang cukup dalam terpantau menutupi ruas jalan mulai dari kawasan Tawar hingga Karang Rati di Desa Sungai Kupang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Kondisi paling parah dilaporkan terjadi di kawasan Karang Rati, di mana ketinggian air membuat kendaraan roda dua sama sekali tidak bisa melintas. Akibatnya, banyak pengendara motor yang terpaksa memutar balik karena khawatir kendaraan mereka mogok atau terseret arus yang cukup kuat.
Merespons kendala mobilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten HSS melalui Pemerintah Desa Sungai Kupang mengambil langkah cepat dengan mengerahkan armada truk ke lokasi terdampak. Truk-truk ini difungsikan khusus sebagai angkutan penyeberangan untuk mengangkut sepeda motor melewati titik banjir yang paling dalam.
Wakil Bupati HSS, H. Surani, menegaskan bahwa bantuan armada ini merupakan arahan langsung agar denyut perekonomian dan aktivitas warga tidak lumpuh total. "Kami bergerak cepat agar mobilitas warga tetap berjalan. Armada sudah disiagakan di lokasi untuk membantu masyarakat, baik yang ingin menuju Nagara maupun ke arah Kandangan," jelasnya.
Menariknya, layanan angkutan truk ini disediakan sepenuhnya secara gratis. Rafli, salah satu relawan yang bertugas di lapangan, memastikan bahwa warga tidak dipungut biaya sepeser pun saat menaikkan kendaraan mereka ke atas truk. Langkah ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah cuaca ekstrem.
Hingga saat ini, petugas gabungan bersama para relawan masih terus bersiaga di lokasi untuk membantu pengaturan arus lalu lintas serta memastikan proses penyeberangan kendaraan berjalan tertib dan aman.(*)
Editor : Indra Zakaria