Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jangka Pendek Gunakan LCT Swasta, Selanjutnya Jembatan Kelay III

uki-Berau Post • Kamis, 5 Oktober 2023 - 15:21 WIB
JANGAN LEWAT 8 TON: Daeng Icang harap pemerintah temukan solusi agar kendaraan di atas 8 ton tidak lewat Jembatan Sambaliung.
JANGAN LEWAT 8 TON: Daeng Icang harap pemerintah temukan solusi agar kendaraan di atas 8 ton tidak lewat Jembatan Sambaliung.

TANJUNG REDEB – Sekretaris Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi, meminta pemerintah Kabupaten Berau memberi perhatian terhadap kondisi Jembatan Sambaliung. Pasalnya jembatan yang baru kelar diperbaiki tersebut tentu tidak mungkin dilalui kendaraan dengan berat 8 ton ke atas.

Menurut pria yang kerap disapa Daeng Icang ini, harus ada solusi dari Pemkab Berau untuk mengantisipasi kerusakan parah. Mengingat jembatan sudah cukup berumur. Meskipun baru beberapa waktu lalu diperbaiki, namun tidak bisa lagi menampung muatan besar. “Kan sudah ada batasan tonasenya. Jangan sampai itu jembatan milik provinsi rusak lagi,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemkab melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Berau bisa memasang portal, dengan imbauan batas maksimal agar pengendara juga tahu adanya batasan berat melintasi jembatan tersebut. Jangan sampai baru diperbaiki, sudah rusak lagi.

“Seperti di Bujangga itu, dipasang portal saja. Tapi harus ada solusi arus lalu lintasnya. Karena itu kan akses satu-satunya," katanya.

Menurut Icang, pemerintah saat ini hanya punya dua opsi. Yang pertama untuk opsi jangka pendek yakni tetap memanfaatkan LCT yang disiapkan oleh pihak swasta. Namun, pemerintah harus putar otak agar cost bisa diturunkan.

"Bisa saja jika pemerintah mau kerja sama (dengan swasta), asalkan bisa menurunkan harga kebutuhan pokok di pesisir, jika menggunakan LCT. Daripada harus mengorbankan Jembatan Sambaliung yang jika rusak maka penangananya akan lama, karena anggaran dari provinsi,” paparnya.

Opsi kedua, ialah percepatan pembangunan Jembatan Kelay III. Saat ini sudah review design, dan tahun depan bisa dianggarkan untuk fisik. “Bisa saja, kenapa tidak. Toh kami di DPRD juga sudah setuju," ujarnya.

Ditambahkan Politikus Gerindra ini, jangan sampai pembangunan jalan segmen hanya dianggap hambur-hambur uang saja. Namun keberadaan Jembatan Kelay III masih gaib. Padahal, di setiap pameran pihaknya menampilkan mini jembatan tersebut. “Jangan sampai masyarakat kembali diberi harapan palsu,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya Jembatan Kelay III, bisa menekan angka pengeluaran masyarakat pesisir. Selain itu, Jembatan Sambaliung bisa berumur panjang karena arus lalu lintas bisa dialihkan. Jika ada perbaikan, bisa cepat dianggarkan, karena merupakan milik Pemkab Berau. “Jika ada kerusakan bisa cepat ditangani melalui APBD,” tutupnya. (hmd/adv/sam)

Editor : uki-Berau Post
#Advertorial