TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Hadi Mulyadi, meresmikan unit sekolah baru SMA 14 di Kampung, Manunggal Jaya, Kecamatan Biatan, Senin (4/3). Peresmian ditandai dengan pembukaan papan nama sekolah serta pemotongan pita oleh wagub didampingi Bupati Berau, Muharram dan Kepala Sekolah SMA 14, Suyatmin.
Pembangunan unit sekolah baru ini merupakan inisiatif dari kepala sekolah dalam memperlancar proses belajar-mengajar. Mengingat gedung sekolah saat ini tidak dapat dikembangkan lagi pembangunannya. Bahkan sekolah sering terkena musibah banjir. Hal inilah yang mendasari pihak sekolah untuk mencari lokasi dalam pembangunan gedung baru.
Kepala Sekolah SMA 14, Suyatmin, menyampaikan, selama beberapa tahun terakhir dirinya mengurus pembangunan gedung sekolah ini. Setelah berjuang, akhirnya pemerintah memberikan bantuan. Lewat anggaran APBN yang diturunkan senilai Rp 2,8 miliar, pembangunan unit sekolah baru ini dapat terlaksana. “Ada empat lokal yang terbangun. Akan diisi oleh murid XII IPA dan IPS, serta satu lab. Sementara gedung sekolah yang lama masih ditempati kelas X dan XI untuk murid sekitar 300,” jelasnya.
Hal ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Bupati Muharram menyampaikan, jejak yang dilakukan kepala sekolah ini dapat diikuti kepala sekolah lain. Dengan inisiatif tersebut dapat membangun gedung sekolah baru melalui anggaran dari pemerintah pusat. “Saya terima kasih atas apa yang telah dilakukan kepala sekolah. Ini sangat membantu pemerintah daerah,” katanya.
Dia menegaskan, pemerintah daerah memberikan perhatian lebih dalam dunia pendidikan. Tak hanya pemenuhan sarana dan prasarana, tapi kapasitas dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di sekolah merupakan prioritas yang tetap dipenuhi.
Salah satu kebijakan yang dilakukan dalam pemberdayaan ini yaitu dengan penyetaraan gaji honorer dan PTT. Diaa mengharapkan dengan pemerataan ini dapat memberikan semangat lebih tinggi lagi kepada guru honorer. “Yang jelas target kita dalam dunia pendidikan yaitu menghasilkan pelajar berkualitas,” tegasnya.
Ditambahkan Wagub Hadi Mulyadi, dalam peningkatan dunia pendidikan diperlukan kerja tulus dan ikhlas. Kemudian diimbangi kerja keras dan cinta. Dengan penerapan ini diharapkan dapat menghasilkan murid yang berkualitas. “Guru juga perlu menguasai materi dalam mengajar, mencintai pekerjaan serta mendeteksi potensi murid-murid,” pungkasnya. (hms5/kri/k16)
Editor : octa-Octa