PENAJAM–Pengerjaan renovasi komprehensif gedung SD 026 Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) telah selesai beberapa minggu lalu dengan biaya Rp 15.542.197.000. Proyek ini dikerjakan kontraktor lokal dan dimulai 11 April 2023.
Saat ini, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU telah mengambil alih penyelesaian tahap akhir proyek ini melalui program swakelola. Disdikpora menunjuk beberapa pekerja untuk menyelesaikan tahapan finishing itu.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU Nicko Herlambang, Rabu (1/5), memberi deadline (batas waktu) penyelesaian finishing tersebut tiga minggu dihitung mulai awal bulan ini hingga tiga pekan ke depan. Tujuannya, agar gedung sekolah di tepi Jalan Propinsi, Kilometer 3, Penajam, itu segera dapat difungsikan, agar 292 muridnya yang pindah belajar sejak setahun lalu ke SD 003 Penajam bisa kembali belajar di sekolah ini.
Batas waktu ini, kata Nicko Herlambang, juga bagian dari harapan Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun agar sekolah ini bisa difungsikan dalam waktu dekat. “Saya kira mereka bisa menyelesaikannya sebelum batas waktu tiga minggu,” katanya.
Koran ini, Rabu (1/5), bertandang ke gedung sekolah yang kini terdiri dari dua lantai itu, dan menyaksikan beberapa pekerja tampak sedang memperbaiki jendela, dan melakukan pengecatan ulang pada dinding sekolah. Saat mereka ditanya media ini terkait penanggung jawab pekerjaan mereka memberi nomor seluler atas nama Firdaus sebagai koordinator pekerja. “Kalau kami diberi batas waktu tiga minggu bisa saja menyelesaikannya, tetapi harus dengan cara menambah jam kerja dan jumlah pekerja,” kata mereka.
Firdaus saat dikonfirmasi media ini mengatakan tak ada masalah apabila pihaknya diberi tenggat waktu menyelesaikan pekerjaan yang ditanganinya selama tiga minggu. Dia menerangkan, dirinya bukan kontraktor, tetapi hanya ditunjuk melalui program swakelola untuk menyelesaikan sisa pembangunan sebelumnya. “Kami ini hanya tukang dan membantu Disdikpora untuk merampungkan agar anak-anak segera bisa menempati sekolahnya. Kami ini hanya dibayar sebagai tukang saja,” kata Firdaus.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), Disdikpora PPU, Syamsul Adha, Rabu (1/5), menjelaskan untuk tahapan penyelesaian pembangunan sarana pendidikan dasar itu ada beberapa alternatif.
“Alternatif terdekat adalah swakelola tipe 1 yang diawasi dan dikerjakan oleh dinas, dan ini telah kami lakukan, dan telah menunjuk serta melakukan perjanjian kerja dengan tukang,” kata Syamsul Adha. Menyinggung deadline tiga minggu, ia mengatakan, lebih cepat lebih baik. “Tapi persoalannya juga harus dilihat teknisnya di lapangan. Kalau kami maunya selesai secepatnya. Kalau tiga minggu selesai ya alhamdulillah,” jelasnya.
Syamsul Adha menambahkan, pembangunan gedung SD 026 Penajam yang telah rampung itu meliputi 12 ruang kelas baru, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang pertemuan, musala, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang keterampilan, delapan toilet untuk murid, kantin sekolah dan ruang tata usaha (TU). (far/k8)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : Indra Zakaria