Dinas Kesehatan Bontang telah membuka rekrutmen tenaga kesehatan (nakes) untuk bertugas di rumah karantina. Selanjutnya, persiapan fasilitas dilakukan.
BONTANG–Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang telah membuka rekrutmen tenaga kesehatan yang bakal ditempatkan di rumah karantina. Pendaftaran ini secara online. Dengan batas waktu hingga 10 November mendatang. Dua fasilitas telah disiapkan bagi mereka yang terpilih nantinya. Berupa pemeriksaan rutin dan fasilitas menginap.
Kasi Pelayanan Kesehatan Diskes Bontang Sherly mengatakan, tenaga kesehatan yang direkrut tidak diperkenankan untuk pulang ke rumah bersangkutan. Selama masih bertugas. Nantinya, mereka disiapkan ruangan tersendiri di salah satu bangunan Hotel Grand Mutiara.
“Kami upayakan menginap. Ini tujuannya agar menghindari kontak langsung dengan keluarga. Karena tenaga kesehatan merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Sherly.
Namun, dia belum bisa memastikan ruangan mana yang digunakan oleh tenaga kesehatan. Termasuk dengan berapa jumlah kamar dipakai. Meskipun berdasarkan perekrutan terdapat 12 tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Perinciannya, empat dokter umum, delapan perawat, satu ahli gizi, dan dua tenaga kesehatan lingkungan. “Rencana besok (hari ini) kami akan melakukan survei lapangan. Setelah itu baru diputuskan memakai ruangan mana saja,” ucapnya.
Terkait dengan pemeriksaan rutin ia belum bisa menjelaskan secara perinci. Setiap kurun berapa kali tes itu dilakukan. Tetapi tenaga kesehatan bakal harus menjalani swab maupun rapid test. “Durasinya nanti kami bahas lebih lanjut saat rapat internal,” tutur dia. Dalam registrasi pendaftaran, pelamar wajib melampirkan KTP, surat tanda registrasi (STR) profesi, ijazah, dan surat lamaran. Diberitakan sebelumnya, perekrutan ini dilakukan supaya tenaga fokus berada di lokasi rumah karantina.
Sesungguhnya, Diskes memiliki SDM di puskesmas. Akan tetapi, tenaga mereka masih dibutuhkan di fasilitas kesehatan tersebut. Lantaran, pada dua bulan ini ada program bulan imunisasi. (*/ak/rdh/k8)
Editor : izak-Indra Zakaria