TANJUNG REDEB - Menjelang Idulfitri dan cuti bersama tahun ini, Kantor Unit Penyelenggara Badan Layanan Umum (UPBU) Kelas I Kalimarau mengadakan rapat koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik.
Kepala Kantor UPBU Kelas I Kalimarau Ferdinan Nurdin menuturkan, dalam rapat tersebut melibatkan berbagai pihak terkait membahas aspek penting terkait kesiapan angkutan udara. Termasuk membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat saat bepergian menggunakan transportasi udara.
"Serta menjamin keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran dalam penyelenggaraan angkutan udara pada Lebaran tahun 2024," tuturnya.
Untuk memastikan semua aspek pengamanan mudik, perlu terkoordinasi dengan baik. Juga dapat meminimalkan gangguan serta memberikan pengalaman positif bagi penumpang yang akan melakukan mudik Lebaran.
Dengan persiapan matang dan kerja sama yang kuat antara semua pihak, dia yakin dapat menjalani musim mudik Lebaran tahun ini dengan lancar.
"Rapat ini menjadi langkah awal yang baik dalam mempersiapkan angkutan udara, agar dapat berjalan dengan aman, lancar, sehat, dan terkendali," terangnya.
Adapun untuk menunjang para penumpang yang akan pergi liburan atau mudik Lebaran 2024 ini, pihaknya menyiapkan penerbangan setiap hari melalui maskapai Batik Air. Dengan jadwal 1–25 April yang melayani penerbangan regular rute Jakarta setiap hari dalam seminggu.
Kemudian penerbangan rute Surabaya dengan jadwal hari yang sama yaitu, 14 kali. Ada penambahan tujuh kali extra flight dalam hal ini. Penambahan extra flight tersebut diharapkan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Kabupaten Berau untuk mendukung libur dan mudik Lebaran 2024.
Salah seorang mahasiswa, Aurel menuturkan merasa sangat terbantu dengan jadwal penerbangan di Kalimarau yang melayani setiap hari. Ia sedang menempuh bangku kuliah di salah satu universitas di Jogjakarta, dan memilih mudik dengan mengambil penerbangan dari Surabaya menuju Berau.
"Kalau bisa ke depan ditambah lagi jadwal penerbangan dalam sehari, sehingga waktunya lebih fleksibel," katanya.
Ia juga berharap harga tiket pesawat ke depan dapat ditekan lagi agar tidak terlalu membebani masyarakat yang ingin mudik atau liburan menggunakan jalur udara. (*/aja/kpg/kri/k16)
Editor : Indra Zakaria