Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pangdam VI Mulawarman Serahkan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir di Mahulu

Indra Zakaria • Minggu, 26 Mei 2024 - 02:44 WIB
Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo foto bersama Bupati dan warga Mahakam Ulu.
Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo foto bersama Bupati dan warga Mahakam Ulu.

Prokal.co - UJOH BILANG - Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo menyalurkan bantuan TNI sebagai bentuk kepedulian sukarela dan tali kasih kepada korban bencana banjir di Kabupaten Mahakam Ulu, bencana tersebut tercatat melanda mulai tanggal 14 Mei kemarin.

Disambut Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh pada pagi hari di Helipad Setkab Mahulu, Rabu (22/5). Rombongan juga dibarengi oleh Danrem 091/ASN Brigjen Anggara Sitompul. Rombongan langsung menuju posko bantuan untuk memberikan bantuan kepada korban selanjutnya menuju dapur umum di halaman Koramil 0912-03/Long Bagun.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo mengatakan, meskipun kehadiran pihaknya agak terlambat tetapi niat baik tulus membantu tidak surut. Terutama mendengar info dari Pemkab Mahulu mengenai kondisi terkini dalam bentuk pemulihan.

"Mudahan tidak trauma kembali akibat bencana ini, Ini kami bawakan beberapa bantuan dan dapur lapangan siap untuk memasak makanan untuk semuanya," ucapnya.

Jenderal bintang dua itu juga menyebutkan sejumlah bantuan yang diserahkan berupa sembako dalam masa pemulihan ini mulai dari beras dengan jumlah 4,5 ton, mie, sarden, biskuit dan tak kalah penting kepada anak-anak sekolah yang ingin mengenyam pendidikan namun kena imbas banjir. Pihaknya juga membawa tas, buku tulis hingga alat tulis. Tak lupa juga bagi balita pampers dan susu formula juga disediakan.

"Kasian anak-anak kita apalagi ini mau ujian, mudahan ada bantuan tambahan nanti, " umbarnya. Selain itu pihaknya juga mengutamakan utama kan juga dapur lapangan yang memproduksi pangan hingga 1500 porsi dalam waktu kerja sementara 10 hari. Tim Kesehatan juga nantinya dihadirkan di lokasi yang sama.
"Kehadiran kami disini tentunya diharapkan membantu. Kami dari pimpinan sepakat ini merupakan tugas dari pada TNI menghadapi bencana seperti ini," imbuhnya.

Dirinya juga berharap masyarakat yang di tepi sungai mau pindah ke tempat yang lebih tinggi. "Semoga tetap tabah namun tetap optimis maju kedepan," harapnya.
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh mengucapkan banyak terimakasih terhadap bantuan yang diberikan dari pihak TNI.

Dalam kondisi pemulihan 30 hari terhitung sejak air surut yang berselang beberapa hari lalu tentunya Pemda masih membutuhkan uluran tangan hingga kembali normal. "Masih kurang dari kebutuhan kita, kita berharap bantuan terus dapat disalurkan. Kita butuh 30 hari hingga kembali normal," Ucapnya.

Hal tersebut juga membuka tabir benak tiap warga yang berada di pesisir untuk mencari tempat tinggal yang lebih tinggi. "Ini pekerjaan besar, pemda tidak bisa melakukannya sendiri. Butuh biaya yang besar butuh proses yang besar untuk merelokasi kita butuh dukungan provinsi dan pusat juga," tambahnya.

Banjir tersebut menenggelamkan setidaknya 42 Kampung dari 50 kampung yang ada, dan berdampak kepada 50.000 an jiwa. Kedalaman air banjir kali ini diakibatkan tingginya curah hujan. (*/sya)

Editor : Indra Zakaria