SAMARINDA – Menyongsong tahun anggaran baru, Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menekankan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum transformasi kinerja yang lebih cepat, disiplin, dan berdampak nyata bagi ekonomi kerakyatan.
"Kita mulai tahun 2026 dengan spirit baru. Tahun baru, semangat baru, dan harapan baru," tegas Gubernur Harum saat memberikan arahan pada Minggu (28/12/2025). Gubernur Harum mengingatkan agar pola lama yang menumpuk pekerjaan di akhir tahun tidak terulang kembali. Ia meminta seluruh kepala OPD untuk langsung melakukan akselerasi atau "gaspol" sejak kuartal pertama.
Menurutnya, kecepatan belanja pemerintah daerah adalah kunci utama penggerak roda ekonomi di Kalimantan Timur. Monitoring akan dilakukan setiap bulan untuk memastikan target serapan terpenuhi.
Risiko Penilaian Pusat: Kinerja di kuartal I dan II yang rendah akan berdampak pada penilaian pemerintah pusat yang bisa memengaruhi alokasi anggaran berikutnya. “Semakin cepat belanja pemerintah, semakin cepat pula dampaknya bagi ekonomi masyarakat. Perencanaan harus lebih awal dan kerja lebih cepat. Kalau tidak, ini akan menjadi masalah,” imbuhnya.
Meski meminta percepatan, Gubernur Rudy Mas’ud juga mewanti-wanti terkait tata kelola keuangan. Ia menegaskan bahwa kecepatan harus dibarengi dengan ketepatan administrasi agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan.
Beberapa poin utama terkait akuntabilitas yang ditekankan adalah konsistensi sistem dengan penggunaan sistem akuntansi pemerintahan secara ketat. Bukti Dukung dengan menyiapkan seluruh dokumen pendukung kegiatan secara lengkap sejak awal. Pertahankan Opini BPK, Gubernur berkomitmen menjaga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan menghindari penurunan menjadi WDP, apalagi sampai disclaimer.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran OPD sepanjang tahun 2025. Capaian tahun lalu dinilai menjadi fondasi kuat untuk melakukan lompatan pembangunan yang lebih besar di tahun 2026.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Seno Aji juga mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menyambut tahun 2026 sebagai tahun peningkatan kesejahteraan di Bumi Etam. (adv/diskominfo/i)
Editor : Indra Zakaria