Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Isi Kekosongan Eselon II, Pemprov Kaltim Siapkan Seleksi Terbuka Berbasis Digital pada 2026

Redaksi Prokal • 2025-12-31 09:28:14
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Timur, Yuli Fitriyanti. (ist)
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Timur, Yuli Fitriyanti. (ist)

SAMARINDA – Meski Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, baru saja melantik tujuh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, sejumlah kursi eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terpantau masih lowong hingga penghujung tahun 2025.

Guna mengisi kekosongan strategis tersebut, Pemprov Kaltim mengonfirmasi akan menggelar mekanisme Seleksi Terbuka (Selter) yang dijadwalkan mulai bergulir pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan transparan.

Ada yang berbeda dalam rencana seleksi kali ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Yuli Fitriyanti, mengungkapkan bahwa proses seleksi akan meninggalkan pola konvensional dan beralih sepenuhnya ke sistem digital.

Seluruh tahapan seleksi akan diintegrasikan dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SI-ASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Prosesnya berbasis digital melalui aplikasi. Ini merupakan komitmen kami untuk menjamin transparansi serta akuntabilitas dalam setiap tahapan seleksi,” jelas Yuli. Walaupun rencana telah matang, Pemprov Kaltim tidak ingin terburu-buru. Saat ini, BKD Kaltim masih melakukan koordinasi intensif dengan BKN Pusat terkait  penetapan skema dan jadwal pelaksanaan, teknis operasional seleksi terbuka dan pembentukan tim asesmen khusus yang nantinya akan berkantor di BKD Kaltim.

Terkait daftar jabatan mana saja yang akan dilelang (open bidding), Yuli menyebut datanya masih bersifat dinamis. "Jabatan yang dibuka akan ditentukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," tambahnya.

Yuli menggarisbawahi bahwa Seleksi Terbuka memiliki prosedur yang lebih kompleks dibandingkan Uji Kompetensi (Job Fit). Jika uji kompetensi biasanya digunakan untuk rotasi pejabat yang sudah ada di level eselon II, Selter membuka pintu bagi pejabat di level bawahnya untuk promosi naik kelas.

Sebagai informasi, beberapa pejabat yang dilantik sebelumnya merupakan hasil uji kompetensi pada September 2025. Salah satunya adalah Muhaimin (mantan Sekkot Balikpapan) yang kini resmi menjabat sebagai Kepala Bappeda Kaltim.

“Karena ini menyangkut jabatan strategis yang menentukan arah kebijakan daerah, seluruh tahapan harus disiapkan secara matang. Tidak bisa dilakukan tergesa-gesa,” pungkas Yuli. (adv/diskominfo/mrf/beb)

Editor : Indra Zakaria