Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menembus Debu Mahakam Ulu: Pemprov Kaltim Luruskan Disinformasi Insiden Kendaraan Rombongan Gubernur

Indra Zakaria • 2026-01-08 08:26:54
Kadiskominfo M Faisal dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah.
Kadiskominfo M Faisal dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah.

PROKAL.CO- Kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur ke wilayah pedalaman Mahakam Ulu pada awal Januari 2026 ini menyisakan cerita tentang beratnya medan infrastruktur di jantung Borneo. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluruskan kabar yang simpang siur di media sosial mengenai insiden yang dialami salah satu kendaraan rombongan saat melintasi jalur darat menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Insiden tersebut dialami oleh kendaraan yang ditumpangi Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah. Saat melintasi kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI), rombongan dihadapkan pada karakter jalan tanah kepasiran dengan debu yang sangat pekat. Kondisi ini membuat jarak pandang sopir menjadi sangat terbatas, hingga akhirnya kendaraan terperosok ke dalam parit jalan logging akibat adanya penyempitan di area jembatan kayu.

Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kendaraan masuk ke dalam sungai adalah tidak benar atau disinformasi. Irhamsyah memastikan bahwa dirinya beserta staf dan sopir dalam kondisi sehat walafiat tanpa cedera sedikit pun. Meski sempat mengalami kendala teknis, semangat rombongan tidak surut. Setelah berganti kendaraan, mereka tetap melanjutkan seluruh rangkaian agenda, termasuk meresmikan Ruas Jalan Tering–Ujoh Bilang bersama Gubernur.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menyayangkan adanya potongan video di media sosial yang memberikan narasi bombastis tanpa akurasi fakta. Menurutnya, insiden ini murni disebabkan oleh faktor alam dan kondisi medan yang sangat berat. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyerap informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh judul-judul yang tidak menggambarkan fakta utuh di lapangan.

Menariknya, Faisal menambahkan bahwa insiden kecil di jalur logging ini justru menjadi potret nyata dari tantangan yang dihadapi warga pedalaman setiap hari. Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa Gubernur Kaltim memprioritaskan peninjauan langsung terhadap pembangunan infrastruktur seperti jalur Bongan–Sotek. Jalur strategis tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh masyarakat hingga 1,5 jam, sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mempercepat konektivitas dan kesejahteraan warga di wilayah terpencil.(adv/diskominfo/i)

Editor : Indra Zakaria