Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Syaiful Herman Didaftarkan ke Demokrat

uki-Berau Post • Minggu, 29 September 2019 - 01:22 WIB

TANJUNG SELOR – Dorongan masyarakat terhadap Asisten II Setprov Kaltara Syaiful Herman untuk maju di Pilbup Bulungan, diwujudkan dengan mendaftarkan pria yang pernah jadi Penjabat Bupati Bulungan itu ke sejumlah partai politik yang membuka penjaringan bakal calon.

Tak hanya ke PDIP, warga juga mendaftarkan Syaiful Herman ke Demokrat yang telah membuka penjaringan. "Kami juga nanti akan mendaftarkan ke partai-partai lain. Kami masih menunggu proses penjaringan," ujar Jaya Wardhana, warga yang mengambilkan formulir pendaftaran untuk Syaiful Herman di Sekretariat DPC Demokrat Bulungan, Jumat (27/9).

Syaiful Herman yang dikonfirmasi media ini, menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat yang telah mengambilkan formulir pendaftaran bakal calon ke partai-partai politik.

Dia juga mengaku memang ada pihak-pihak yang menginginkannya untuk maju di Pilbup Bulungan. Aspirasi tersebut, kata Syaiful, belakangan ini pun sering disampaikan masyarakat.

“Yang jelas, saya berterima kasih kepada masyarakat yang menginginkan saya agar maju dalam pemilihan kepala daerah di Bulungan,” ujarnya.

Dirinya pun siap mengemban amanah masyarakat. Dan, akan menjadi pengabdiannya untuk membangun Bulungan semakin baik ke depannya.

Sementara itu, wakil sekretaris panitia penerimaan bakal calon DPC Demokrat Bulungan, Darsita menyebutkan sejumlah nama sudah didaftarkan kepada pihaknya. Yakni, Syaiful Herman, mantan Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Idewan Budi Santoso dan Kepala Dinas Pendidikan Kaltara Sigit Purnomo.

"Ketiganya didaftarkan sebagai calon bupati. Belum ada yang mendaftar sebagai wakil," ujarnya.

Dikatakan, pendaftaran hingga 1 Oktober. Sedangkan pengembalian formulir 2-14 Oktober. Saat pengembalian formulir, lanjutnya, dikenakan biaya Rp 5-20 juta yang akan digunakan untuk biaya operasional hingga pendaftaran ke DPP Demokrat. 

"Itu memang menjadi ketentuan. Nantinya siapa yang diusung keputusan dari pusat," ujarnya. (*/fai/fen)

Editor : uki-Berau Post
#politik