Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Calon-Calon Masih Tunggu Rekomendasi

uki-Berau Post • Selasa, 16 Juni 2020 - 04:08 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PERHELATAN Pilkada juga terlaksana untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Bulungan pada 9 Desember 2020. 

Beberapa figur pun telah mencuat di masyarakat. Diantaranya Faridil Murad-Masnur Anwar yang maju melalui jalur perseorangan (independen). Lalu ada, Sigit Muryono, Idewan Budi Santoso, Najamuddin, Syaiful Herman, Ingkong Ala dan dr Ari Yusnita, yang akan menggunakan jalur partai politik (Parpol). 

Dikabarkan, Sigit Muryono yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara telah memiliki pendamping. Sigit digadang-gadang akan berpasangan dengan Markus Juk, Ketua DPC PDI Perjuangan Bulungan. 

“InsyaAllah tetap lanjut bersamaan dengan proses berjalan. Untuk partai, nanti saya sampaikan pada saatnya,” singkat Sigit yang dikonfirmasi, belum lama ini. Markus Juk yang akan berpasangan dengan Sigit menyatakan kesiapannya. 

Dikatakan pria yang juga anggota DPRD Bulungan ini, sebagai kader partai siap untuk ikut serta meramaikan pesta demokrasi. “Pada 10 Maret lalu, saya dan pak Sigit diundang ke DPP PDI Perjuangan untuk dilakukan interview. Dengan beberapa pasangan calon lain seluruh Indonesia,” terang Markus. 

Adanya pandemi Covid-19 ini, menurut Markus, belum bisa ke Jakarta untuk mengambil surat keputusan (SK). Mengenai partai pengusung, sejauh ini sudah melirik beberapa partai politik yang sudah membangun komunikasi. Seperti Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki jumlah dua kursi. Sehingga ketika dua parpol tersebut digabungkan, maka total menjadi lima kursi. PDI Perjuangan memiliki tiga kursi. 

“Kami sudah bangun komunikasi dengan PAN dan PDI Perjuangan sudah mendapatkan restu. Walaupun SK belum kami kantongi,” ucapnya. Untuk deklarasi pasangan ini, menurut Markus, bila tidak ada aral ditargetkan awal Juli. 

Bakal calon lain yang akan meramaikan bursa Pilbup Bulungan, yakni dr Ari Yusnita. Bahkan, foto dr Ari sempat beredar di media sosial (Medsos) yang dipasangkan dengan Alwan Saputra. 

Ari menanggapi santai postingan tersebut. Mantan anggota DPR RI periode 2014-2019 ini menilai Alwan Saputra sebagai sahabat sejak pemilihan legislatif (Pileg) 2019. 

“Saya dan bang Alwan itukan juga sudah teman. Sudah sahabat dari Pileg di 2019. Beliau merupakan sosok yang bersahaja, ” ujar Ari.

Namun, untuk berpasangan dengan Alwan Saputra, anak dari mantan Wali Kota Tarakan Jusuf Serang Kasim ini belum bisa memastikan. Keputusan berpasangan diserahkan ke Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai tempat bernaungnya

“Saya sebagai kader Partai NasDem. Dari kita proses pendaftaran, sampai kemudian proses survei, termasuk pendamping. Sudah saya masukkan ke dalam Partai NasDem. Siapa pun pasangan saya nantinya, tentunya itu yang terbaik menurut partai dan masyarakat Bulungan,” urainya. 

Ari pun tidak mempersoalkan jika hanya menjadi calon wakil bupati. Terpenting, bisa memberikan sumbangsih untuk kemajuan Bulungan. Selain dengan Alwan Saputra, Ari mengaku menjalin komunikasi dengan sejumlah figur yang ingin maju. Seperti kader Partai Demokrat Najamuddin, Markus Juk, Sigit Muryono dan Syaiful Herman. 

Ari memperkirakan rekomendasi DPP Partai NasDem akan keluar antara akhir Juni hingga awal Juli. Karena NasDem memiliki dua kursi di DPRD Bulungan. Sehingga tinggal mencari tiga kursi tambahan, untuk memenuhi persyaratan maju minimal lima kursi. 

Salah satu figur yang mendaftar untuk maju di Pilkada Bulungan, adalah Ingkong Ala. Meskipun pria yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati Bulungan itu enggan berkomentar perihal kembali mengikuti Pilbup Bulungan untuk kedua kalinya.  

juga belum mau berkomentar banyak perihal keikutsertaannya dalam Pilkada Bulungan untuk kedua kalinya. “Saya masih menunggu rekomendasi. Di Partai Hanura, saya juga diusulkan,” tutur Ingkong Ala, Sabtu (13/6) lalu. Namun, Ingkong Ala tetap menunggu rekomendasi dari DPP Partai Hanura. 

Ingkong Ala juga mendaftar di dua daerah. yakni Bulungan dan Malinau. Akan tetapi, ia belum bisa menjatuhkan pilihan untuk fokus Pilbup Bulungan atau Malinau. “Jika rekomendasi sudah dikeluarkan dan saya terpilih. Maka saya bisa fokus untuk maju dimana. Malinau ataupun Bulungan saya siap. tergantung rekomendasi,” tutupnya. (*/mts/mrs/fai/uno) 

Editor : uki-Berau Post
#pilkada