TARAKAN - Usaha PT Pertamina EP Field Tarakan menangani sumur PAM 235 selama 22 jam, akhirnya membuahkan hasil. Sumur minyak yang berada di Kelurahan Kampung Satu Skip, Tarakan Tengah yang berdekatan dengan Akademi Keperawatan Kaltara ini ternyata sanggup menghasilkan tujuh barel minyak per hari.
General Manager Zona 10 Regional 3 Pertamina Sub Holding Upstream, Krisna menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan natural flow atau semburan sumur PAM 235. Natural flow tersebut terjadi sejak Minggu (4/4), pukul 13:15 WITA, di sumur PAM-235.
Lebih lanjut, dikatakan Krisna sumur PAM-235 merupakan bagian dari sumur aktif Field Tarakan yang menghasilkan produksi sekitar 7 barel minyak per hari (bph). Field Tarakan merupakan salah satu lapangan yang dikelola oleh Pertamina sub holding upstream dan termasuk ke dalam Zona 10, dengan produksi minyak 1.861 bph, dan produksi gas 2,14 juta standar kaki kubik per hari.
Pada pukul 14.00 WITA, tekanan dari dalam sumur sempat meningkat, dan setelah tim tanggap darurat Field Tarakan langsung bergerak menangani di lokasi, flow berangsur menurun.
"Alhamdulillah Senin 5 April 2021 ini flow sumur sudah dapat dihentikan,” ujar Krisna. (shy/lim)
Baca selengkapnya terbitan Radar Tarakan edisi 6 April 2021.
Editor : anggri-Radar Tarakan