Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Setahun, Jumlah Penduduk Tarakan Bertambah 5.100

Indra Zakaria • Minggu, 28 April 2024 - 20:15 WIB

Sejumlah penerangan jalan umum di Tarakan direncanakan akan menggunakan LED.
Sejumlah penerangan jalan umum di Tarakan direncanakan akan menggunakan LED.
 

Berdasarkan data yang didapatkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan jumlah penduduk Tarakan mengalami penambahan sebanyak 5.100 jiwa dari 2022 ke 2023.

Dari 2022, 244.769 jiwa menjadi 2023, 249.960 jiwa dan dipresentasekan sebanyak 2,1 persen.

Kepala Disdukcapil Tarakan, Hery Purwono mengatakan, untuk peningkatan penduduk tiap pertahunnya masih dinilai seimbang dengan pengurangan jumlah penduduk.

“Peningkatan ini masih didominasi oleh jumlah kelahiran. Jadi di tahun 2023 terdapat sekitar 6.100 jiwa yang lahir,” katanya.

Ia menambahkan, dari tahun 2022 ke 2023 jumlah peningkatan dan pengurangan jumlah penumpang masih seimbang. Untuk peningkatan berjumlah 9.800 jiwa yang pengurangan ada 9.500 jiwa.

Untuk pengurangan jumlah penduduk dikarenakan beberapa faktor. Yaitu kematian dan adanya perpindahan warga ke daerah lain.

Sama halnya dengan perpindahan penduduk dengan status pindah domisi saja. Nanti apabila warga yang pindah namun hanya sementara, maka pihaknya akan mengarahkan untuk mendaftar sebagai penduduk non permanen.

Ia menilai jumlah penduduk yang datang dan migrasi ke luar Tarakan tak menunjukkan peningkatan tajam lantaran Tarakan dinilai wilayah yang dinamis. Sehingga pergerakan masyarakat juga dinilai cepat.

“Setiap tahunnya penduduk ini meningkat, tapi ya itu seimbang saja angkanya dengan yang keluar,” tuturnya.

Dilanjutkan Hery, penambahan penduduk juga biasanya ditemukan usai moment Lebaran. Berdasarkan data pihaknya, di Lebaran 2024 kali ini terdapat penambahan penduduk hingga 400 jiwa.

Data tersebut direkap pihaknya sejak 16 April.

“Jadi yang datang membawa keluarganya, langsung lapor ke kita, ada juga yang mau sekolah ke luar juga lapor ke kita,” imbuhnya.

Paling banyak faktor penambahan penduduk pasca Lebaran yaitu dikarenakan pekerjaan di Kota Tarakan. Kemudian memilih untuk menetap di Tarakan sehingga sudah mengurus perpindahan penduduk.

“Yang tidak tercatat ini sebenarnya bagi jiwa yang datang itu tidak melapor dan tidak menyelesaikan administrasi kependudukannya,” terangnya. (zar/lim)

Editor : Indra Zakaria
#tarakan